logo.png

Pastikan Kota Kediri Tanpa Gas Beracun KLH Lakukan Uji Emisi Gas


AdaKitaNews

ADAKITANEWS16294, Kota Kediri –

Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Kediri melakukan uji emisi gas di depan jalan Veteran Kota Kediri, Rabu (16/9). Hal ini dilakukan guna mengetahui apakah Kota Kediri sudah tercemar oleh gas berbahaya dari asap kendaraan bermotor.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, Uji Emisi kendaraan bermotor dilakukan tepat di depan Kantor lingkungan hidup (KLH) Kota Kediri. Uji emisi itu diberlakukan kepada beberapa kendaraan bermotor yang melintas tidak terkecuali kendaraan berplat merah.

Dalam uji emisi tersebut, KLH mengambil 15 kendaraan bermotor. Terdiri dari 7 kendaraan roda empat, dan 5 kendaraan roda dua. Dari belasan sampel ini, KLH menemui 5 kendaraan yang tidak lolos uji emisi. Parahnya, dua diantaranya merupakan mobil Dinas Kota Kediri. Dua kendaraan dinas yaitu, truck sampah milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dan kendaraan milik Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo).

“Mereka (mobil dinas-red) tidak lolos uji emisi karena mengandung gas berbahaya melebihi batas yang telah ditentukan,” ujar Ridwal Salimin Kasi Pengawasan dan Pengendalian KLH Kota Kediri.

Ridwan Salimin menjelaskan, dalam uji emisi tersebut pihaknya menggunakan alat yang dinamakan 4-gas. Alat tersebug, lanjut Ridwan, digunakan untuk memeriksa gas buangan dari knalpot kendaraan.

“Untuk kendaraan berbahan bakar bensin, apabila diketahui kadar gas CO (Karbon Monoksida) lebih dari 4,5 persen dan HC (Hidro Karbon) melebihi 1.200 ppmVol, maka kendaraan tersebut sudah dikategorikan tidak lulus. Sedangkan untuk kendaraan berbahan bakar solar, kadar maksimalnya adalah 60 persen,” jelas Ridwan Salimin

Lebih lanjut Ridwan Salimin mengatakan, dari hasil uji emisi tersebut pihaknya akan membawa ke laboratorium. Di lab tersebut, pihaknya akan menganilisa serta menghitung berbagai data termasuk jumlah kendaraan yang ada di Kota Kediri.

“Dari hasil ini akan bisa diketahui apakah Kota Kediri tercemar gas beracun atau tidak. Selain itu, hasil ini juga akan kami buat acuan untuk perencanaan langkah kami kedepannya,” pungkas Ridwan Salimin.(zay).


Sumber : adakitanews.com