logo.png

Pembangunan Kios Baru di Lokasi Pasar Ngronggo Kediri


Pembangunan Kios Baru di Lokasi Pasar Ngronggo Kediri

Pembangunan kios baru di Pasar Grosir Ngronggo yang berencana akan dilanjutkan kembali

KEDIRI (BM) - Niatan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri akan memberikan izin atas pembangunan kios baru di lokasi pasar Grosir Ngronggo masih memunculkan  sejumlah konflik di lingkungan Perusahaan Daerah (PD) pasar Joyoboyo.
 
Usai diwarnai aksi demo yang sempat dilakukan puluhan karyawan harian yang menolak di-PHK, dimungkinkan akan terjadi perombakan direksi dan sejumlah jabatan penting pada badan usaha milik pemerintah daerah ini. 
 
Saat dikonfirmasi, H Syaiful Yazin Direktur Utama PD Pasar, Jumat (18/9), menjanjikan akan menggelar dialog dengan sejumlah direksi, staf dan perwakilan pedagang pada Senin (21/9) mendatang. Kondisi itu, dilakukan berdasarkan petunjuk Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar.
 
“Kami akan lakukan sesuai saran dan petunjuk Bapak walikota. Kami akan undang direksi, staf karyawan dan perwakilan pedagang untuk diskusi demi langkah ke depan yang lebih baik,” jelas Yazin.  
 
Disisi lain, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, mengatakan, bahwa dalam pembangunan nanti harus memikirkan dampak ekonomi dan sosial. Bahwa selama ini, berdasarkan data yang masuk pihak penggelola PD Pasar belum mampu meraup keuntungan untuk disetorkan ke kas daerah.
 
“Selama ini berdasarkan data kami, belum ada PAD dari PD Pasar yang disetorkan ke kas daerah. Makanya kami minta untuk dilakukan perbaikan manajemen, perubahan sistem kerja dan lebih utama meningkatkan SDM para staf karyawan di PD Pasar,” kata Walikota Kediri.
 
Mas Abyu panggilan walikota menambahkan, pihak PD Pasar jangan hanya sekadar absen atau mencari keuntungan dari uang karcis. 
 
“Termasuk tiap kios saya usulkan agar memasang meteran listrik sendiri-sendiri,” jelas Mas Abu, saat ditemui usai memberangkatkan CJH dari Kota Kediri, waktu lalu. 
 
Menurut Mas Abu jika dikelola dengan baik, mulai dari kebersihan yang terjaga setiap karyawan selalu melakukan pelayanan, pemasukan uang dari karcis masuk, restribusi kebersihan dan pengunaan listrik dengan sistem tiap kios memasang meteran, dipastikan akan mampu menambahkan pendapatan daerah dari sektor pasar.
 
“Kami percaya sepenuhnya kepada manajemen PD Pasar untuk mengelola dengan baik dan transparan,” tegasnya. (bud/nov)

Sumber : beritametro.com