logo.png

Cegah Banjir Wali Kota Kediri Turun Langsung Bersihkan Sampah di Sungai


DetikNews

 

Cegah Banjir, Wali Kota Kediri Turun Langsung Bersihkan Sampah di SungaiWali Kota Kediri Bersihkan Sungai (Foto: Andhika Dwi)

Kediri - Musim hujan memang belum tiba, namun langkah pencegahan sudah dilakukan oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Dia turun tangan langsung dan mengajak warga Kediri untuk membersihkan sampah di selokan maupun sungai yang ada di sekitar pemukiman. 

Saat musim hujan, selalu terjadi penyumbatan di selokan dan sungai yang dekat dengan perumahan warga akibat sampah atau kotoran. Penyumbatan itu mengakibatkan bau busuk yang menyengat dan banjir.

Seperti yang sering terjadi di lingkungan Desa Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Walaupun telah direnovasi dan direvitaslisasi beberapa kali, namun saat hujan, air sungai selalu meluap dan banjir. Selain debit air yang cukup besar, tumpukan sampah yang menyumbat selokan dan sungai mengakibatkan banjir. 

Untuk itulah, pada Minggu, (1/11/2015), seluruh warga di 46 Kelurahan dan 3 Kecamatan Kota Kediri gotong royong membersihkan sampah yang ada di selokan dan saluran pembuangan di sungai. Mas Abu, sapaan akrab Abdullah Abu Bakar, ikut membersihkan sampah bersama warga.

"Tujuannya untuk merevitalisasi saluran drainase di masing-masing lingkungan. Kegiatan saluran bersih ini sudah dicanangkan sejak awal tahun 2015 dan dilaksanakan tiap 3 bulan sekali hari Minggu pagi terakhir, di masing-masing kelurahan," kata Mas Abu. 

"Jika tidak dibersihkan, sampah akan menyumbat selokan sehingga timbul bau, terjadi genangan dan jangka panjang bisa berakibat banjir karena air hujan tidak bisa masuk ke saluran drainase dengan baik" sambungnya.

 

Wali Kota Kediri Bersihkan Sungai (Foto: Andhika Dwi)



Warga cukup membersihkan sampah dan kotorannya, kemudian ditaruh di pinggir jalan. Selanjutnya, petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota kediri yang akan mengurusnya.

"Sepele sih mas, tapi ini juga merupakan wujud melestarikan budaya gotong royong dan guyub di masyarakat," ucap Mas Abu. 
(imk/imk)


Sumber : news.detik.com