logo.png

11 Warga Kota Kediri Ikut Program Transmigrasi ke Kalimantan Utara


Reporter : Nanang Masyhari

11 Warga Kota Kediri Ikut Program Transmigrasi ke Kalimantan Utara

Kediri (beritajatim.com) – Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar memberangkatkan sebanyak 11 orang warga ke Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Mereka adalah warga Kota Kediri yang ikut dalam program transmigrasi.

“ Disana, bapak dan juga ibu semua harus bersosialisasi dengan warga setempat. Banyak-banyakla menggali ilmu dari warga sekitar disana,” pesan Abdullah Abu Bakar saat memberangkatkan para warga yang ikut program transmigrasi di Rumah Dinas (Rumdis) Walikota Kediri, Senin (09/11/2015).

Saat memberangkatkan ke-11 orang warga, yang terdiri atas tiga kepala keluarga (KK) tersebut, Mas Abu --panggilan akrab Abdullah Abu Bakar—didampingi Asisten Pemerintah dan Kesra Mandung Sulaksono, serta Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Dewi Sartika.

Masih kata Mas Abu, Pemkot memfasilitasi program transmigrasi tersebut. Mengingat di Pulau Jawa, penduduknya sudah sangat padat. Menurutnya, masih banyak kesempata dan pilihan untuk mendapatkan rezqi di tempat-tempat transmigrasi. Mas Abu mendoakan agar warga yang ikut program transmigrasi dapat sukses dan bisa segera berbaur dengan masyarakat setempat

Kepala Disnakertrasn Kota Kediri, Dewi Sartika mengatakan, transmigrasi merupakan program pemerintah pusat dalam rangka memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan tempat tinggal dan pekerjaan yang lebih baik. Program ini selalu ada setiap tahunnya dan disosialisasikan ke kelurahan-kelurahan.

“ Dari pusat ada kuota untuk warga yang ikut program transmigrasi. Kemudian di provinsi kuota nya akan dibagikan ke kota atau kabupaten. Untuk tahun ini, Kota Kediri mendapatkan lima kuota, dan yang berangkat adalah 3 KK. Mereka sangat antusias sekali untuk berangkat transmigrasi,” ujar Dewi Sartika.

Terpisah, Bonari, calon transmigran dari Kelurahan Pojok mengatakan, ia mengikuti program transmigrasi dengan harapan dapat memperbaiki keadaan ekonomi keluarga. Selama tinggal di Kota Kediri, Bonari memang belum memiliki pekerjaan yang tetap.

“ Harapan saya bisa memperbaiki perekonomian keluarga. Syukur-syukur saya bisa meraih kesuksesan disana. Motivasi saya untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik untuk anak saya,” pungkasnya. Bonari ikut program transmigrasi bersama istri dan anaknya. (adv/nng/ted)

Sumber : advetorial


Sumber : beritajatim.com