logo.png

Jelang MEA Pemkot Kediri Beri Pembinaan 150 Pelaku UMKM


Reporter : Nanang Masyhari

Jelang MEA, Pemkot Kediri Beri Pembinaan 150 Pelaku UMKM

Kediri (beritajatim.com) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menggelar sosialisasi fasilitasi pengembangan ekonomi kreatif di Hotel Lotus Kediri, Jumat (20/11/2015). Sosialisasi ini diikuti oleh sebanyak 150 orang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se-Kota Kediri.

Acara sosialisasi fasilitasi pengembangan ekonomi kreatif ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri Eny Endarjati. Dalam sambutannya, Eny mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut tidak lain untuk meningkatkan mutu dan daya saing produk unggulan dari Kota Kediri. 

Kepala Bagian Perekonomian Kota Kediri, Bambang Priyambodo mengatakan, setelah mengikuti kegiatan tersebut pihaknya berharap seluruh elemen masyarakat Kota Kediri yang berbasis usaha semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya, terlebih menjelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ini.

" Kita adakan pembinaan ini, supaya mereka percaya diri di dalam rangka mengembangkan usahanya. Pemkot Kediri hanya memfasilitasi, apabila usaha berprospek baik, apalagi ini menghadapi MEA supaya siap," kata Bambang Priyambodo dihadapan peserta.

Mantan Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Kediri itu memuji produk hasil kreatifitas para pelaku UMKM Kota Kediri yang tidak kalah dengan masyarakat ASIA. Ia akan terus memotivitasi para pelaku UMKM agar semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha kreatifnya.

Diakui Bambang, banyak diantara pelaku UMKM yang selama ini sulit berkembang. Masalah utama yang mereka hadapai adalah modal usaha dan pemasaran. Pemkot akan membantu mereka dalam menghadapi dua persoalan klasik tersebut dengan jaring kemitraan perbankan yang dapat memberikan kredit modal usaha lunak.

"Kendalanya yang dimiliki adalah modal kerja, ini hal klasik dan juga pemasaran. Disini nanti kita akan bekerjasama dengan bank yang mampu dan mau bermitra dengan para usahawan dan pemasaran ini. Pemkot harus membantu demi lancarnya semua pemasaran dari usaha yang dimiliki," imbuh Bambang.

Masih kata Bambang, pembinaan yang sudah dilakukan dari beberapa satuan kerja (satker) selama ini dilakukan secara bersama-sama. Sehingga, beban yang dipikul oleh para pelaku UMKM bisa menjadi ringan. 

Untuk diketahui, dalam acara sosialisasi itu, Pemkot Kediri mendatangkan Kepala Bagian Sarana Perekonomian dan Pengembangan Teknologi dari Jawa Timur serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kediri. Dimana, pembicara mengemukakan tentang berbagai hal diantaranya, kondisi industrik kecil kreatif di Jawa Timur, peluang ekonomi ASEAN bagi UMKM dan juga peranan pemerintah dalam pengembangan usaha tersebut.

Lalu apa peran pemerintah daerah atau SKPD dalam pengembangan UMKM? Diantaranya adalah secara aktif turut memersiapkan UMKM yang produktif, melakukan koordinasi dengan pihak terkait di daerah (bank pelaksana dan perusahaan penjamin serta kementerian teknis atau pemerintah pusat), serta memperluas akses pemasaran melalui pameran-pameran baik yang dilakukan di dalam maupun di luar Negeri. (adv/nng)


Sumber : beritajatim.com