logo.png

BPBD Kota Kediri Sosialisasi Penanggulangan Bencana Pada Pelajar



Reporter : Nanang Masyhari

BPBD Kota Kediri Sosialisasi Penanggulangan Bencana Pada Pelajar

Kediri (beritajatim.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Kediri menggelar sosialisasi penanggulangan bencana ke kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat di Gedung Kelurahan Pesantren, Kota Kediri, Sabtu (21/11/2015) siang.

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar yang hadir dalam acara sosialisasi tersebut berharap para pelajar dapat mengetahui tindakan yang harus diambil saat terjadi bencana.

"Tadi saya berikan game dan beberapa pertanyaan. Saya rasa anak-anak ini sudah tau apa tindakan yang harus dilakukan saat terjadi bencana,” ujar Mas Abu, panggilan akrab Abdullah Abu Bakar

Masih katanya, sosialisasi terkait bencana harus bersifat aplikatif. Sehingga bisa diterapkan langsung oleh anak-anak.

Nurkholis Samsul Bahri,  selaku Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri mengatakan, pihaknya sengaja menggelar sosialisasi ini dengan sasaran anak sekolah karena usia yang krusial tentang kebencanaan. Sementara materi sosialisasi meliputi semua jenis bencana.

"Materi yang disampaikan bersifat kebencanaan umum yang meliputi jenis bencana, banjir, kebakaran, sosial (menyangkut konflik sosial). Sedangkan tujuannya adalah supaya paham mencegah bencana," ungkap Nurkholis.

BPBD mendatangkan pemateri dari Pemadam Kebakaran (PMK), Palang Merah Indonesia (PMI) dan dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0809 Kediri. Pemateri memberikan sosialisasi terhadap sebanyak 200 orang pelajar mulai tingkat SMP, SMA dan sederajat.

"Apabila terjadi bencana, anak-anak paham, sehingga dapat mengurangi resiko dari bencana itu sendiri. Seperti Gunung Kelud meletus lalu, banyak pasir, banyak yang tidak paham bagaimana berkendara di pasir. Hal ini yang perlu kita sosialisasikan agar sikap dan tindakan mereka tepat," imbuh Nurkholis.

Titik berat sosialisasi kali ini, kata Nurkholis, ada dua hal. Yaitu, bagaimana cara menanggulangi dan menangani korban. Kedepannya, BPBD akan menggelar simulasi dengan melibatkan berbagai pihak. Diantaranya, TNI, Polri, PMK dan Kesehatan. (adv/nng)


Sumber : beritajatim.com