2015-11-24_11.55.47ADAKITANEWS, Kota Kediri- Pemerintah Kota Kediri bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol menyelenggarakan sosialisasi Peraturan Walikota Kediri nomor 42 tahun 2015 tentang pedoman pengelolaan informasi dan dokumentasi di lingkungan pemeritah yang bertempat di ruang Joyoboyo Pemkot Kediri, Selasa(24/11). Dalam sosialisasi tersebut, pihak penyelenggara berharap kepada segenap Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) mampu memberi pemahaman kepada warganya terkait PerWali itu.

Para peserta sosialisasi sebanyak 100 orang yang terdiri dari pejabat Kelurahan,Kecamatan, Staf Ahli dan beberapa instansi itu mulai mengikuti acara pada pukul 08.00 WIB. Sosialisasi itu, dimaksutkan untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya Informasi Teknologi diera postmodern ini.

“Sosialisasi Perwali nomor 42 tahun 2015 ini, berkenaan dengan pentingnya pengelolaan informasi dan dokumentasi setiap kinerja SKPD,” ungkap Aprilia Triastuti Kasubag Pelayanan Media dan Informasi Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Kediri.

Aprilia Triastuti menambahkan, sasaran dari sosialisasi itu dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh SKPD dalam menggunakan sosial media sebagai sarana pelaporan kinerja selama ini.”Kalau setiap SKPD memahami Perwali nomor 42 tahun 2015, maka kerja akan semakin mudah dalam penggunaan media,”jelasnya.

2015-11-24_11.55.02Mandung Sulaksono Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan mewakili Abdullah Abu Bakar yang berhalangan hadir dalam sosialisasi tersebut karena ada beberapa pertemuan penting lainnya menyampaikan, dengan adanya Perwali nomor 42 tahun 2015 diharapkan setiap masyarakat khususnya Kota Kediri mampu menyumbangkan ide-ide brilian guna kemajuan Kota tercinta.

“Warga yang memiliki ide-ide untuk kemajuan Pemkot Kediri langsung bisa menyalurkan pokok pikirannya melalui web resmi kami,”tuturnya.

Diakuinya, selain untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya perwali itu, pihak pemkot juga mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada sengketa informasi publik. Pihaknya juga berharap, kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemkot Kediri untuk mengoptimalkan pengelolaan guna terwujudnya program kerja yang bersih.

“Dengan adanya penggunaan media di setiap program kerja, maka kita akan lebih hati-hati lagi dalam mengemban amanah rakyat,” urainya.

Sementara Djoko Tetuko Konsultan PPID Pemprov Jawa Timur sekaligus narasumber dalam kegiatan itu dinilai sangat komunikatif dalam menyampaikan materi, sehingga peserta merasa paham akan Perwali itu.”Pemateri kita cukup melegenda, sehingga forum lebih komunikatif,” tutupnya.(adv/hms/blot).