2015-11-29_19.24.36ADAKITANEWS, Kota  Kediri– Kodim 0809/Kediri menggelar Kemah Bakti Cinta Tanah Air di lapangan Mojoroto Kota Kediri, Minggu (29/11) pukul 07.00 Wib. Kegiatan tersebut, dimaksudkan untuk menggali potensi setiap manusia Indonesia, khususnya di Kediri untuk mengimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari.

“Cinta tanah air tidak dapat kita pelajari dari buku-buku, namun harus terjun langsung di tengah-tengah rakyat dan lingkungan,”ungkap Dandim Kediri Letkol Inf Purnomosidi.

Diakuinya, dengan sebuah kegiatan yang mengharuskan TNI untuk terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat akan lebih menguntungkan. Karena, imbuhnya, hal itu mampu untuk meningkatkan kecintaan masyarakat pada tanah air Indonesia dan menumbuhkan sikap juang tinggi untuk mempertahankan NKRI dari ancaman-ancaman kedepannya.

“Tegakkan leher, gerakkan tangan, dan berjalanlah untuk sebuah gerakan cinta tanah air,”jelasnya.

2015-11-29_19.25.00Sementara, Rusnaiyah, salah satu Kepala Sekolah yang turut hadir mendampingi siswa-siswinya mengatakan, Program ini harus berkelanjutan dan berkesinambungan, supaya kelak ketika mereka (peserta kemah-red)  sudah lepas dari dunia pendidikan, pelatihan tersebut bisa menjadikan dasar pengembangan pola pikir dan wawasannya dalam menghadapi kehidupan sosial bermasyarakat.

“Semoga kegiatan yang diadakan ini bermanfaat untuk 10 bahkan 20 tahun mendatang bagi para peserta,”tuturnya.

Dari data yang dihimpun Tim Adakitanews.com di lokasi, kegiatan tersebut diikuti oleh 240 siswa-siswi tingkat SLTA sederajat dan akan berlangsung selama 2 hari di lapangan Mojoroto Kota Kediri. Berbagai materi pembinaan dan pendidikan yang diberikan kepada siswa-siswi, untuk menjadikan dasar pengembangan pola pikir mereka, diantaanya adalah, materi outbond, jurit malam, PBB, wawasan kebangsaan, api unggun dan kedisiplinan waktu. Kegiatan itu diberikan oleh para Perwira Kodim Kediri.(blot)

Keterangan Gambar : Suasana pelatihan Cinta Tanah yang dilakukan oleh Kodim Kediri yang diikuti oleh 240 orang siswa-siswi SMA sederajat.