2015-11-30_11.31.54ADAKITANEWS, Kota Kediri – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kasbangpol) Kota Kediri menggelar “Sosialisasi Forum Peningkatan Rasa Solidaritas Dalam Ikatan Sosial Dikalangan Masyarakat” di hall Insumo Palace Kota Kediri, Senin(30/11). Kegiatan tersebut guna melakukan pencegahan secara dini terhadap daerah yang berpotensi menimbulkan gesekan-gesekan konflik Suku Agama Ras dan Antargolongan(SARA).

Kesbangpol Kota Kediri mengundang sejumlah pemateri dari FKP Jatim, Kesbangpol Jatim, dan juga Kemenag Kota Kediri. Dalam sosialisasi itu, para narasumber menjelaskan pentingnya menghargai perbedaan sebagai sunnahtullah yang mulia.

“Perbedaan adalah sunnah tullah yang harus kita hormati dan hargai,” ungkap Aziz Ustman narasumber dari Kemenag Kota Kediri.

Aziz Ustman juga menambahkan, dalam kerangka kebangsaan maupun keagamaan yang sangat majemuk di Indonesia khususnya di Kediri. Diharapkan, lanjut Aziz Ustman, masing-masing individu memahami serta menjunjung tinggi perbedaan itu kearah yang lebih positif sesuai pemahaman terhadap kitab suci masing-masing pemeluk agama. Hal ini agar terwujudnya rasa toleransi dan sikap bijak dalam menghadapi semua permasalahan.

“Karena dengan perbedaan itulah kita mampu berlomba-lomba dalam kebaikan,” jelasnya.

2015-11-30_11.30.55Sementara itu Joyo ketua pelaksana sosialisasi menjelaska, kegiatan tersebut merupakan upaya yang dilakukan Kesbangpol Kota Kediri dalam memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat. Hal ini membuat masyarakat saling menjaga satu sama lain agar tercipta kerukunan ditengah-tengah masyarakat tanpa adanya konflik.

“Sosialisasi ini adalah  bentuk upaya yang kita lakukan untuk mencegah terjadinya konflik,” jelasnya.

Pantauan tim adakitanews.com, peserta sosialisasi kali ini terdiri dari mahasiswa, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Beberapa narasumber yang menjadi pemateri diantaranya adalah, Yafety Waruwu sekretaris  FPK Provinsi Jawa Timur, dan Haryo Widodo Kesbangpol Provinsi Jawa Timur.(adv/hms/blot)