logo.png

Puting Beliung Porak Porandakan Kediri


Puting Beliung Porak Porandakan Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang memporak-porandakan Kediri, Jawa Timur. Puluhan bangunan baik fasilitas umum maupun pribadi rusak parah. Selain itu, sejumlah pohon juga ambruk menimpa rumah dan kendaraan yang terparkir di bawahnya.

Pantauan beritajatim.com, sejumlah bangunan rusak tersebut antara lain di Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudpapora) Kota Kediri,  Museum Air Langga, Hotel Merdeka, Pondok Pesantren Kedunglo dan sejumlah bangunan rumah di Desa Bogo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Di Kantor Disbudparpora, bagian atap bangunan rontok sehingga tiga ruangan rusak parah. Sementara di bagian depan kantor, sebuah mobil tertimpa batang Pohon Beringin yang patah. Kondisi serupa terjadi Museum Airlangga di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Genting bangunan musem menyelingkap dan rontok ke bawah.

Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Nur Muhyar mengatakan, akibat bencana tersebut, kini tiga ruangan di kantornya tidak dapat difungsikan. Antara lain, ruang kepemudaan, ruang kebudayaan dan ruang pertemuan. Sedangkan di Museum Airlangga, bagian atapnya rusak akibat gentingnya runtuh

“Ada kerusakan meskipun tidak sampai kontruksi, tiga ruangan kami tidak berfungsi. Sedangkan di Museum Airlangga, gentengnya berserakan dna perlu segera mendapatkan penanganan agar tidak brdampak pada benda koleksi yang ada di dalamnya,” terang Nur Muhyar di kantornya, Kamis (03/12/2015).

Terpisah, salah seorang warga Desa Bogo Ponco Hardiono mengaku, bencana angin puting beliung berlangsung, sekitar pukul 15.15 WIB. Semula hujan turun dengan derasnya di wilayah Kediri dan sekitarnya. Tiba-tiba angin berputar menyapu sejumlah wilayah yang dilaluinya.

Di wilayah Kecamatan Plemahan, angin puting beliung menghancurkan satu unit rumah warga dan merobohkan pohon-pohon di tepi jalan. Satu rumah yang rusak berat tersebut milik Jumiran warga Dusun Bangi, Desa Kanyenlor, Kecamatan Plemahan. Rumah rusak akibat tertimpa pohon ambruk pada bagian belakang.

“Satu rumah warga rusak akibat tertimpa pohon pada sebagian bangunannya. Selain itu, angin puting beliung juga merobohkan papan reklame di depan Kantor Kecamatan Plemahan dan pohon-pohon di sekitar perempatan Desa Bogo,” terang Ponco Hardiono.

Masih kata Ponco, selain bangunan rumah dan pohon serta papan reklame, bencana angin puting beliung juga merusak lahan jagung di desa setempat. Puluhan hektar tanaman jagung siap panen hancur berantakan. Sehingga kualitas hasil panen jagung kali ini dipastikan bakal menurun. (nng)


Sumber : beritajatim