logo.png

Walikota Kediri Kerahkan Petugas Gabungan Atasi Dampak Bencana Angin Kencang


Walikota Kediri Kerahkan Petugas Gabungan Atasi Dampak Bencana Angin Kencang

Kediri (beritajatim.com) -- Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar menggerakkan petugas dari gabungan dinas terkait untuk menangani kerusakan fasilitas umum dan pohon lindung yang rusak akibat bencana hujan disertai angin. 

"Semua kita bereskan bersama. Kita sudah perintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kantor Lingkungan Hidup (LH), Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," kata Abdullah Abu Bakar.

Masih kata Mas Abu --panggilan akrab Abdullah Abu Bakar--sejumlah fasilitas umum yang rusak akibat bencana diantaranya, Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora), Museum Airlangga, bantalan kayu Jembatan Lama, sejumlah pot bunga di tepi jalan dan Pagar SMAN 2 Kediri. Seluruh fasilitas umum yang rusak langsung ditangani secara bersama.

"Untuk memperbaiki fasilitas umum yang rusak dapat diambilkan dari dana perawatan. Tetapi kalau masih belum cukup, bisa memakai anggaran bencana, " kata Mas Abu.

Mas Abu menghimbau agar masyarakat melakukan langkah antisipatif bencana angin. Mengingat, Pemkot Kediri telah menerima warning dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) perihal musim angin kencana akhir-akhir ini.

" Untuk warga yang memiliki pohon yang sudah rapuh sebagiknya dipangkas sedikit, tetapi tidak ditebang. Karena, pohon yang ada juga merupakan paru paru kota," pesan Mas Abu.

Selama ini, Pemkot Kediri melalui DKP, imbuh Mas Abu, sudah melakukan langkah-langkah antisipasi diantaranya dengan memangkas pohon-pohon di lindung di tepi jalan raya yang membahayakan. 

Untuk diketahui, hujan deras disertai angin kencang telah merusak sejumlah fasilitas umum dan milik warga. Diantaranya Kantor Disbudparpora yang rusak pada bagian atap sehingga tiga ruangan di dalamnya tidak dapat difungsikan.

Kerusakan sama pada Museum Airlangga di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Selain itu, bantalan kayu di Jembatan Lama juga rusak serta pagar sekolah dan pot-pot di sepanjang jalur protokol. Untuk fasilitas milik warga yang rusak antara lain, Ponpes Kedunglo di Kelurahan Bandar dan Hotel Merdeka di Jalan Basuki Rahmat Kediri. (adv/nng)


Sumber : beritajatim.com