logo.png

Desember Akhir MEA Dimulai Pemkot Terus Benahi SDM


Desember Akhir MEA Dimulai, Pemkot Terus Benahi SDM

Abdullah Abu Bakar

KEDIRI (BM) - Memiliki program dan strategi masing-masing dalam menghadapi persaingan di Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Itu pula yang dilakukan Kota Kediri yang terus berbenah dengan mengenalkan produk lokalnya.
 
Selain itu, perbaikan infrastruktur dan perbaikan sistem logistik, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan membangun industri yang berbasis nilai tambah terus ditingkatkan. Seperti yang dikatakan Walikota Kediri Abdullah Abu bakar yang berharap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Kediri lebih siap dan bersaing di MEA pada akhir tahun ini.
 
Harapannya, para pelaku UMKM Kota Kediri harus mau belajar keras dan bersama-sama untuk menghadapi MEA. ”Pemkot Kediri akan terus mendukung dan berada ditengah-tengah pelaku UMKM. Selain beberapa strategi di atas Kota Kediri juga melakukan program unggulan yang inovatif,” terang Mas Abu panggilan akrab walikota. 
 
Program tersebut sebuah gerakan masif untuk membudayakan masyarakat berbicara dengan Bahasa Inggris. Masih kata Mas Abu, program English Massive E-Mas adalah kursus gratis Bahasa Inggris yang bisa diikuti semua masyarakat di tingkat RT. Bahkan, penjelasan program tersebut, juga disampaikan langsung Walikota Kediri saat  memberikan Pembekalan pada calon tutor E-Mas, waktu lalu.
 
Mas Abu juga menekankan kepada calon Instruktur E-Mas untuk bisa bergaul dan membaur dengan masyarakat. ” Saya berpesan kepada para tutor agar bisa mengajar dengan cara yang menyenangkan tidak cenderung monoton,” katanya waktu lalu.
Sementara Dinas pendidikan Kota Kediri melalui Kasubag Penyusun Program Chevy Ning Suyudi menjelaskan, bahwa implementasi atau pelaksanaan program E-Mas baru akan dimulai pada 2016. Untuk Desember adalah menyiapkan calon tutor yang akan diterjunkan nantinya.
 
“Program ini bertujuan membiasakan masyarakat berkomunikasi dengan Bahasa Inggris. Maka kita lakukan gerakan yang massif. Semua elemen masyarakat kita libatkan sampai tingkat RT. Media elektronik dan cetak kita gandeng untuk membuat program Berbahasa Inggris,” pungkasnya. (bud/nov)

Sumber : beritametro.co.id