logo.png

‘Dhoho Street Fashion’ Ajang Promosi Busana Tradisional Kota Kediri



Harian Bhirawa Online

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat berfoto bersama dengan Wakil Kota Kediri Ning Lilik Muhibah bersama para model fashion. Minggu (13/12).

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat berfoto bersama dengan Wakil Kota Kediri Ning Lilik Muhibah bersama para model fashion. Minggu (13/12).

Kota Kediri, Bhirawa.
Pemerintah Kota Kediri menggelar “Dhoho Street Fashion”yang bertujuan untuk mengenalkan potensi kerajinan busana tradisional khas Kota Kediri dengan cara fashion show di jalanan dalam Car Free Day (CFD) di Jalan Dhoho Kota Kediri, Minggu (13/12).
Acara Fashion Show ini diikuti oleh sejumlah Designer mulai dari asli Kota Kediri dan luar kota seperti Alphiana Chandrajani dari Surabaya, Nina Collection, Zalma Boutique, Ida Khasbullah, dan Khosim dari Kediri. Dalam acara ini, sejumlah model  menampilkan baju tenun dan baju batik khas Kota Kediri.
“Saya ingin buat acara beda, dengan mengenakan baju tenun ikat, batik asli Kediri, tapi berlengak lenggok di runwaynya jalanan Kota Kediri,” ucap Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar istri Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar Wali Kota Kediri.
Di tempat yang sama Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, Industri kerajinan kain tenun dan batik khas Kota Kediri memang sudah ada, namun masih perlu dikembangkan dan diberi sentuhan kekinian agar dapat lebih diterima tak hanya di lingkup daerah lokal, tapi juga di dunia Internasional. Itulah Tujuan Dhoho Street Fashion.
“Kekinian merupakan salah satu modal bagi para designer agar dapat lebih berkreasi menciptakan karya dan diterima oleh masyarakat, semoga melalui Dhoho street Fashion ini, membuka jalan yang lebih terbuka baik untuk designer dan para investor mengetahui potensi Kota Kediri,” jelas Mas Abu, sapaan akrab Abdullah Abu Bakar mendampingi sang istri.
Adinda Monica Salsabila, salah seorang pengunjung yang hadir di acara Dhoho Street Fashion, sangat mengapresiasi acara fashion yang digelar di jalanan, karena tak hanya pengamat mode, investor, pengusaha saja yang bisa menikmati dan menyaksikan tampilan baju dan kreasinya, tapi masyrakat yang hadir menikmati car free day juga bisa ikut melihat. “Beda, kalau fashion show di gedung kan sudah biasa dan terbatas penontonnya, kalau begini kaan lebih dekat dengan masyarakat, seru dan menarik” ucap Gadis yang hobby fotografi.
Pemerintah Kota Kediri berharap, kedepannya akan lebih banyak designer dan investor yang tertarik dan ikut meramaikan acara Dhoho Street Fashion ini, sehingga tidak hanya tahunan namun jika memungkinkan acara semacam ini akan digelar secara bulanan. [van.adv]


Sumber : harianbhirawa.co.id