logo.png

Ingin nikah dua remaja di Kediri ini ikut Khitan Massal


Ingin nikah, dua remaja di Kediri ini ikut Khitan Massal - HUT RSUD Gambiran - Suasana khitan massal HUT RSUD Gmabiran di Aula Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Minggu (13/12/2015) pagi.

Suasana khitan massal HUT RSUD Gmabiran di Aula Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Minggu (13/12/2015) pagi.

LENSAINDONESIA.COM: Suara tangisan dan jeritan ratusan anak-anak kecil terdengar di ruangan Aula Kantor Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (13/12/2015) pagi.

Suara tersebut bukan karena bocah-bocah lelaki disiksa, namun karena mereka dikhitan massal atau secara massal oleh perawat RSUD Gambiran Kota Kediri.

“Sebanyak 103 anak dengan usia antara 9-13 tahun mengikuti khitan massal,” kata Direktur RSUD Gambiran, dr. Fauzan Adima.

Kata dia, khitan massal ini di gelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Gambiran ke-140 serta Hari Kesehatan Nasional ke 40.

Diungkapkan Fauzan, selain 103 bocah dibawah umur, khithan masal tersebut juga diikuti 2 remaja berusia 23 tahun.

Dua remaja ini terpaksa khitan karena akan melangsungkan pernikahan.

“Acara sunat massal ini sebenarnya kuotanya cuma buat 100 anak, namun karena ada penambahan ya kita terima saja, selain itu acara ini dalam rangka memperingati HKN dan Ultah RSUD Gambiran. Alasan pengantin sunat yang usianya sudah tak muda lagi karena ingin menikah,” ujar Fauzan yang meminta identitas dua pemuda yang turut disunat tersebut dirahasiakan.

Sementara itu, Musa seorang bocah peserta mengaku gembira bisa mengikuti sunat massal. Selain karena gratis, dirinya juga mendapat berbagai bingkisan perelengkapan sholat dan uang saku Rp 50 ribu.

“Saya senang ikut sunat. Dapat sarung dan uang,” ucap siswa kelas III SD ini kepada LICOM.@LI_13


Sumber : lensaindonesia.com