logo.png

Janda Ini Terisak Saat Dikunjungi Wali Kota Kediri di Rumahnya Ada Apa?


Surya Malang

Janda Ini Terisak Saat Dikunjungi Wali Kota Kediri di Rumahnya, Ada Apa?

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Sri Sumiati (55) warga Kelurahan Dandangan tak mampu membendung air mata saat dikunjungiWali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di rumahnya, Kamis (17/12/2015).

Janda satu anak ini salah satu penerima program bedah rumahdari pemkot Kediri. "Saya sangat berterima kasih dan bersyukur mendapatkan bantuan ," ungkap Sri Sumiati (55) sambil terisak. 

"Sudah lama saya berharap rumah saya diperbaiki, tapi baru terlaksana tahun ini," imbuhnya.

Sebelumnya, kondisi rumahnya, tak layak huni. Banyak balok kayu yang telah lapuk dan dinding sesek yang bolong-bolong.

Rumah reyot itu kini tengah diperbaiki dengan membuat dinding tembok dan tiang beton. Dinding sesek yang lapuk dimakan rayap juga bakal diganti yang baru.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar malahan sempat mengawali dengan memasukkan adonan luluhan. "Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat," harapnya.

Ungkapan senada juga dikemukakan Dwiningsih (61) warga Kelurahan Burengan yang rumahnya mendapatkan bantuan rehabilitasi senilai Rp 10 juta. "Rumah saya dulu reyot, tapi sekarang sudah ditembok," ungkap perempuan yang telah menjada tiga tahun.

Sementara Kepala Dinsosnakertrans Kota Kediri Dra Dewi Sartika menjelaskan, pihaknya tahun ini mengalokasikan anggaran untuk perbaikan 100 unit rumah tidak layak huni.

Hanya saja setelah dilakukan verifikasi ulang, ada 3 rumah yang telah diperbaiki sendiri oleh pemiliknya. Sehingga anggaran yang tersalurnya hanya untuk 97 rumah.

Masing-masing rumah mendapatkan anggaran perbaikan senilai Rp 10 juta. Anggaran perbaikan itu masuk ke rekening para penerimanya.

Sesuai rencana, tahun depan Pemkot Kediri telah mengalokasikan perbaikan 200 unit rumah tidak layak huni


Sumber : suryamalang.tribunnews.com