logo.png

Walikota Kediri Serahkan Bantuan Sosial Kepada Penyandang Disabilitas


Walikota Kediri Serahkan Bantuan Sosial Kepada Penyandang Disabilitas

Kediri (beritajatim.com) -- Bertepatan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial dan Hari Disabilitas Internasional, Pemkot Kediri melalui Dinsosnaker setempat menyalurkan bantuan sosial kepada para penyandang cacat dan tuna sosial. Bantuan diserangkan langsung oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar didampingi Kepala Dinsosnaker Dewi Sartika.

Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinsosnaker Kota Kediri. Acara tersebut dihadiri ratusan penyandang disabilitas dan perwakilan dari warga eks lokalisasi Semampir yang sudah beralih profesi.

Kepala Dinsosnakertrans Kota Kediri Dewi Sartika dalam sambutannya mengatakan, Dinsosnakertrans memiliki peogram berupa pemberian bantuan sosial. Dia memaparkan macam-macam bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat tersebut

“ Penyandang disabilitas kami beri kursi roda, kulkas, rombong untuk usaha 2 paket, prasarana usaha, 1 paket air brush dan biaya hidup. Untuk warga yang terdampak penutupan lokalisasi Semampir kami berikan 23 paket rombong usaha, 30 paket kecantikan dan 30 paket cathering,” ujar Dewi Sartika.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar juga memberikan dukungan terhadap pemberian bantuan ini. "Kami terus mengakomodir saudara - saudara kita yang memerlukan bantuan. Kita juga harus bersinergi dengan pemerintah pusat. Saat ini pemerintah pusat sedang intensif memberikan bantuan sosial," ujar Mas Abu - sapaan akrab Walikota Kediri.

"Saya harap teman - teman disabilitas terus berkomunikasi dengan Dinsosnakertrans, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran," ungkap Mas Abu dihadapan puluhan penyandang disabilitas yang hadir.

Mas Abu berharap dengan bantuan ini penyandang disabilitas bisa lebih produktif. "Harapan nya mereka bisa lebih produktif lagi. Karena saat ini mereka sudah produktif," terang Mas Abu.

Bertempat di Aula Dinsosnakertrans Mas Abu juga memberikan bantuan simbolis diantaranya kursi roda, freezer,  rombong untuk usaha dan peralatan air brush.

Selanjutnya Mas Abu juga meninjau di tiga titik lokasi yang mendapat bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pertama di rumah Ibu Dwi Ningsih Kelurahan Burengan, Ibu Sri Sumiyati di Kelurahan Dandangan dan Pak Sahri di Kelurahan Sukorame.

Salah satu penerima bantuan RTLH Sri Sumiyati mengatakan merasa senang dan bersyukur dengan pemberian bantuan ini. “Saya sangat senang dan bersyukur, dengan bantuan ini akan digunakan untuk perbaikan rumah,” ujar Sri Sumiyati. (adv/nng)


Sumber : beritajatim.com