logo.png

Silakan Ambil Alih Persik Kediri


 
Silakan Ambil Alih Persik Kediri

Kediri (beritajatim.com) - Mengaku tidak sanggup 'menghidupkan' tim sepakbola Persik Kediri, sejumlah pengurus angkat tangan. Mereka bahkan mempersilakan Skuad Macan Putih mati dan muncul klub baru di Kota Kediri.

Pernyataan tidak sanggup itu diutarakan sejumlah pengurus dalam acara Sarasehan Kebangkitan Sepakbola Kediri di Hotel Delicius Kota Kediri. Acara tersebut digagas oleh Ikatan Pemuda Kediri (IPK).

"Saya secara pribadi tidak sanggup untuk menghidupkan Persik Kediri. Itu karena sulit mendapatkan sponsor yang dapat mendanai klub," aku Barnadi, pengurus Persik yang juga Ketua Pengcab PSSI Kota Kediri, Sabtu (19/12/2015).

Saat skuad Persik masih mengikuti kompetisi, Barnadi menduduki jabatan sebagai Sekretaris Umum. Tetapi, paska gagal ikut kompetisi tertinggi, Persik telah dibubarkan. Manajemen memiliki tanggungan gaji kepada pemain yang belum dapat dilunasi.

Barnadi mengaku, mempersilakan siapapun mengambil alih kepengurusan Persik. Dia hanya memberikan pesan, pengurus yang baru harus sebuah organisasi. Selain itu, harus sanggup menyelesaikan masalah finansial yang kini membelit tim Persik. Bahkan, Barnadi tidak keberatan apabila muncul klub baru di Kota Kediri.

Hal senada diungkapkan Rudi Hermanto, pengurus lainnya yang dulu menjabat Wakil Manager Persik. Dalam pernyataannya, Rudi mengaku, siapapun boleh 'memegang' Persik dengan catatan mempertahankan klub ini tetap berada di Kota Kediri. Selain itu, pihak yang mengambil alih semata-mata mementingkan olahraga.

Pada acara sarasehan tersebut, juga hadir para suporter Persikmania, dan calon sponsor. Sarasehan berlangsung dengan dialog santai. Sejumlah peserta meminta pertanggung jawaban para pengurus dan menghendaki munculnya klub baru apabila managemen Persik menyatakan ketidak sanggupannya dalam surat tertulis.

"Kalau tadi muncul wacana terbentuk klub baru saya rasa sah-sah saja, bahkan lebih mudah. Tetapi kalaupun toh Persik dihidupkan kembali juga bisa. Tetapi managemen harus terbuka, berapa tunggakannya selama ini, kemudian invoicenya dari tunggakan-tunggakan itu harus jelas, sehingga sponsor tahu kondisinya," kata Alif Syahfiar, calon sponsor.

Alif menambahkan, sebenarnya ada salah satu sponsor yang cukup bonafit bersedia memberikan suppornya untuk Persik Kediri. Mengingat, Persik adalah tim sepakbola yang memiliki nama besar.

Untuk diketahui, Persik Kediri dilanda krisis keuangan sehingga harus turun kasta dari Liga Super. Persik ditinggalkan oleh para pemainnya, setelah honor mereka belum terbayarkan. [nng/but]


Sumber : beritajatim.com