2015-12-19_13.16.43ADAKITANEWS, Kota Kediri – Upaya membangkitkan persepakbolaan Kediri, pemuda Kediri menggelar Sarasehan di RM Delicious Kota Kediri, Sabtu (19/12).  Diperkirakan Investor akan masuk untuk membangunkan Macan Putih.

Polemik tentang Persik Kediri yang pernah juara 2 kali pada Indonesia Super League (ISL)  terus berlangsung. Kini Persik terpuruk hingga gulung tikar pada tahun 2014 kemarin. Polemik yang paling vital yakni permasalahan sumber dana yang dulu didapat dari APBD. Namun, semenjak APBD dilarang untuk membantu keuangan club sepakbola profesional yang diatur melalui Permendagri, membuat sepakbola Indonesia kelimpungan. Hal ini juga berimbas pada Persatuan Sepak Bola Kediri (Persik).

Sementara Alif Syafii salah satu pecinta sepakbola dari Ikatan Pemuda Kediri (IPK) mengutarakan, jika sudah ada investor yang ingin membangunkan Macan Putih nama julukan Persik Kediri. Namun, tambah Alif, investor tersebut masih melihat terkait managemen keuangan yang ada di Persik Kediri.

“Investor ini masih melihat dulu bagaimana pengelolaan anggaran di Persik Kediri. Lalu, kalau dia nanti menginvestasikan uangnya apa dampaknya,” jelasnya.

Terkait calon investor tersebut, Alif belum mengutarakan secara terbuka. Alif Syafii hanya menyebutkan inisial dari calon investor Persik Kediri yakni berinisial BS. “Dia (calon investor-red) berinisial BS, merupakan individu tapi memiliki usaha di bidang perkebunan,” ujarnya

Rudi Hermanto assisten manager Persik Kediri mengakui juga permasalahan di Persik Kediri terkait suplai dana yang minim. “Intinya karena permasalahan dana,” ujar asisten manager Persik Kediri sejak 2013 ini.

Investor yang masih meninjau managemen kuangan di Persik Kediri, Rudi Hermanto mengatakan siap jika dia dan tim managemen lainnya tidak dimasukkan dalam managemen Persik nantinya. Hanya, dia meminta agar Persik Kediri tetap berada di Kediri dan tidak dibawa ke daerah lainnya.

“Jika nanti kami tidak dimasukkan dalam managemen, jika investor itu jadi mensuplai dana ke Persik Kediri. Hanya saja, kami minta Persik biarkan berada di Kediri,” jelasnya.(zay)