logo.png

Walikota Kediri Buka Kegiatan Cakarwesi Movement 2015


Walikota Kediri Buka Kegiatan Cakarwesi Movement 2015

Kediri (beritajatim.com) – Jika biasanya di Madura lomba karapan menggunakan hewan sapi, beda dengan warga Kota Kediri. Di sini lomba karapan dengan menggunakan kambing. Lomba ini menjadi salah satu rangkaian acara ‘Cakarwesi Movement’ yang diselenggarakan Pemkot Kediri melalui Kecamatan Pesantren.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar saat membuka rangkaian kegiatan Cakarwesi Movement mengatakan, dengan kegiatan tersebut, seluruh elemen baik pemerintah dan masyarakat dapat berbaur dengan alam. Selain itu, lokasi perlombaan di Sumber Cakarwesi sendiri merupakan salah satu tempat yang iconic di Kota Kediri.

“Kami ingin lebih mengenalkan sumber cakarwesi ini. dan yang tidak kalah penting ini semua untuk nguri - uri kesenian dan budaya lokal," jelas Mas Abu –panggilan akrab Walikota Kediri. 

Cakarwesi Movement dilaksanakan, pada 19 dan 20 Desember 2015.  Dalam kegiatan ini dilaksanakan pameran Kawasan Rumah Taman Lestari (KRPL), pameran jajanan tradisional, games untuk PAUD dan TK di Kecamatan Pesantren. 

Dan yang paling menarik adalah karapan kambing. Khusus lomba kerapan diikuti oleh belasan peserta dari seluruh kelurahan di Kecamatan Pesantren. Dan semua kegiatan dilakukan dialam terbuka.

Menurut Dian Setiawan, selaku panitia lomba karapan kambing mengatakan, lomba ini baru diadakan pertama kali dalam kejuaraan ini dewan juri menilai peserta dari tingkat kecepatan kambing, kambing yang cepat mencapai garis finish akan dinobatkan menjadi juara. Untuk kambing yang dilombakan rata-rata berusia 3 sampai 5 tahun yang mempunyai kecepatan tinggi.

Di perlombaan ini, setiap peserta memakai dua kambing denga di dampingi satu orang joki. Kambing yang sedang berlari tidak jarang juga yang bertabrakan dengan kambing dari pesera lain. Tak pelak warga yang datang untuk menyaksikan langsung bersorak dan memberi semangat dari luar pagar pembatas.

Dalam kesempatan itu, Mas Abu juga meninjau stand pameran dan mengibarkan langsung bendera start dalam perlombaan karaban kambing. Perlombaan ini menarik banyak minat masyarakat untuk menyaksikan.

"Saya berpesan untuk masyarakat dan lurah agar menjaga dan meramaikan sumber cakarwesi. dengan kegiatan - kegiatan semacam ini akan merubah perilaku masyarakat menjadi lebih baik kedepannya," pesan Mas Abu. (adv/nng)


Sumber : beritajatim.com