logo.png

Ratusan Warga Kediri Terpukau Pentas Seni Srawung Mandala


Ratusan Warga Kediri Terpukau Pentas Seni Srawung Mandala

Kediri (beritajatim.com) - Ratusan warga membanjiri area Goa Selomangleng, Kota Kediri. Mereka tengah menyaksikan pertunjukkan pentas seni Bertajuk Srawung Mandala. 

Pentas seni ini digelar Pemkot Kediri melalui Disbudparpora. Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar hadir secara langsung untuk ikut menyaksikan. Orang nomor satu di Kota Kediri itu didampingi Kepala Disbudparpora Nur Muhyar. Selain itu juga hadir ahli Antropologi Universitas Airlangga Surabaya Prof. Dr. L. Dyson, M. A.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan bahwa acara tersebut rutin digelar oleh Pemkot Kediri untuk melestarikan budaya Indonesia terutama budaya yang ada di Kediri.  Melalui pentas seni, Pemkot Kediri memiliki rencana untuk menggali budaya asli Kediri.

" Generasi-generasi muda sekarang hampir melunturkan kesenian tradisional dan lebih memilih kesenian modern. Untuk itu kita lagi intens terhadap masalah tersebut agar generasi muda tetap bisa melestarikan kesenian daerahnya sehingga kesenian daerah tidak akan punah,: ujar Mas Abu--panggilan akrab Abdullah Abu Bakar.

Dalam pertunjukkan kali ini, pemkot bekerjasama dengan budayawan dan seniman untuk menggali lebih dalam lagi kebudayaan yang ada di Kota Kediri. Sehingga, nantinya kebudayaan yang ada di Kediri khususnya tentang kerajaan Kediri maupun  keseniannya bisa tergali dengan benar.

Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar mengatakan, acara pentas seni ini rutin digelar selama tiga bulan sekali di area wisata  Goa Selomangleng Kota Kediri. Pemilihan Goa Selomangleng sebagai lokasi pertunjukan karena selain suasananya teduk, juga merupakan merupakan salah satu sumber sejarah di Kota Kediri

" Kegiatan pentas seni ini akan digelar satu bulan sekali di lokasi yang sama. Saya berharap dengan adanya pentas seni mampu menyedot antusiasme wisatawan untuk mengunjungi Goa Selomangleng," harapnya

Pentas seni yang bertajuk Srawung Mandala ini hasil kolaborasi para seniman dari sejumlah daerah diantaranya Suprapto Suryodarmo dari Padepokan Lemah Putih Surakarta,  Djarot B Darsono, Hery Suwanto, Eko Supendi dari Studio Tari Taksu Surakarta.

Selain itu  Elly D Lutan dari Jakarta juga menampilkan sebuah pertunjukan tari bersama dengan  seniman Agung Suharyanto dari Medan. Sementara seniman yang tampil asal Kediri diwakili oleh Sanggar Kediri Bertutur. Seniman asal Lampung dari rumah Tari Sangishu Bandar Lampung turut tampil memeriahkan acara.

Seniman asing juga ikut memeriahkan di antaranya, Ana Rubio dari Catalunia Spanyol. Ana merupakan murid dari Suprapto Suryodarmo dari Padepokan Lemah Putih Surakarta. (adv/nng)


Sumber : beritajatim.com