2015-12-24_18.18.35ADAKITANEWS, Kota Kediri – Jelang natal dan tahun baru, kuota darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri dengan golongan darah AB, overload. Pihak PMI bahkan, terpaksa menolak seorang pendonor dengan golongan darah tersebut.

Suwarno petugas PMI Kota Kediri mengaku, pihaknya tidak menolak pendonor dengan golongan AB. Namun, imbuhnya, pihaknya hanya meminta pendonor untuk mendonorkan darahnya bulan depan.

“Sampai saat ini ada 63 kantong dengan golongan darah AB. Kita khawatirnya, kalau darah itu tidak terdistribusikan akan expired,” ujarnya kepada tim adakitanews.com, Kamis (24/12)

Pasalnya, lanjut Suwarno, darah hanya tahan 30 sampai 35 hari, pasca itu, darah tidak bisa digunakan. Darah AB, menurut Suwarno, jumlah orang yang membutuhkan darah tersebut sedikit. “Kita dengan 30 kantong saja sudah khawatir kalau tidak digunakan,” tambahnya

Sementara, musim penghujan yang mulai datang, sering mengundang nyamuk malaria. Hal ini dimungkinkan akan banyak yang membutuhkan darah Trombosit. Sedangkan, di PMI Kota Kediri sudah menyediakan 17 kantong darah Trombosit.

Namun, Suwarno mengaku di dalam Kota Kediri belum ada yang meminta darah Trombosit itu. Menurut Suwarno, justru yang sudah meminta kiriman darah tersebut dari luar Kota Kediri.

“Kemarin ada Nganjuk dan Blitar meminta untuk mengirimkan darah Trombosit. Selain itu, ada juga Tulungagung. Kalau di dalam Kota belum ada sampai saat ini,” jelasnya

Data yang dihimpun tim adakitanews.com, di PMI Kota Kediri sudah terdapat 204 kantong golongan darah A. Sedangkan, golongan darah B ada 279 kantong dan golongan darah O 426 kantong darah.(zay)

Keterangan Gambar : Petugas PMI menunjukkan persediaan darah dilemari penyimpanan