logo.png

Mas Abu Sidak Sungai Brantas


Anak Yatim Piatu Dikenalkan Dunia Air

 
 
Mas Abu mengajak puluhan anak yatim piatu menaiki perahu milik BPBD Kota Kediri di Sungai Brantas usai menerima santunan |DUTA/nanang

Mas Abu mengajak puluhan anak yatim piatu menaiki perahu milik BPBD Kota Kediri di Sungai Brantas usai menerima santunan |DUTA/nanang

Kediri, Sekali perahu berlayar mungkin 2 atau 3 pulau berhasil dikunjungi, istilah tersebut mungkin yang ada dibenak Mas Abu, sosok Walikota Kediri saat mengelar pemeriksaan atas kondisi Sungai Brantas dikuatirkan meluap banjir. Acara tersebut bersamaan dengan mengundang puluhan anak – anak panti asuhan yatim piatu, untuk menerima santunan sebagai bentuk kepedulian menjelang masuk sekolah usai libur natal dan tahun baru.

 
Bertempat di Bantaran Sungai Brantas, Mas Abu datang bersama ananda tercinta, Malika Jenna Abdullah, buah pernikahan dengan Ferry Silviana Feronica disambut puluhan anak yatim piatu telah datang sekitar pukul 08.00wib, pada Sabtu (2/1) di bawah tenda milik BPBD Kota Kediri. Walikota pun bercerita atas keindahan Sungai Brantas, yang harus dijaga dan dirawat.
 
“Ini merupakan bagian dari edukasi kepada anak, bahwa perlu dikenalkan keadaan alam dan dunia air kepada usia dini. Siapa lagi yang bisa berbagi ilmu dan kesempatan, selain kita. Kami juga berharap untuk saling mendoakan demi kemajuan Kota Kediri ini,” jelas Mas Abu usai memberikan santuan.
 
Selanjutnya, anak – anak ini pun diberi kesempatan naik speed boat milik BPBD yang parkir di bawah Jembatan Brawijaya. Secara bergantian mereka diajak berkeliling menyisiri sungai, Mas Abu pun terlihat asyik berbagi cerita dengan anak – anak tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Syamsul Bahri meminta seluruh warga Kota Kediri dan sekitarnya untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam diantaranya dengan tidak membuang sampah sembarangan.
 
“Kelestarian alam harus dijaga sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan serta memberikan kesempatan kepada anak cucu kita kelak, untuk menikmatinya. Kehadiran bapak walikota, melihat kondisi Sungai Brantas menginggat ada sejumlah sungai yang airnya meluap dan terjadi banjir. Dalam kesempatan ini, digelar santuan dan program edukasi kepada usia dini,” jelas Syamsul Bahri.
 
Terlihat senyum simpul dari sejumlah anak – anak usai turun dari speed boat, mereka mengaku gembira dan baru kali ini merasakan berjalan – jalan menyisiri sungai. “Saya senang dan rupanya Sungai Brantas bagus,” kata Novi, salah satu anak sambil melepas jaket pelampung yang dikenakannya. (nng)

 


Sumber : duta.co