logo.png

Megaproyek mangkrak Wali Kota Kediri wadul Jokowi



 
Megaproyek mangkrak, Wali Kota Kediri wadul Jokowi - Hasil audit BPKP tak jelas - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat jumpa pers di Kediri

(Foto: Andik Kartika)Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat jumpa pers di Kediri

LENSAINDONESIA.COM: Tiga Megaproyek Kota Kediri yang mangkrak, di antaranya Jembatan Brawijaya, Poltek dan RSUD Gambiran Dua membuat Wali Kota Kediri wadul ke Presiden Joko Widodo.

Wali Kota Abdullah Abu Bakar mengatakan akibat hasil audit BPKP dan proses hukum yang belum ada hasilnya membuat pihaknya sulit melanjutkan pembangunan. “Kita sudah kirimkan surat ke presidenpada November 2015 lalu, karena bangunan megaproyek tersebut nantinya juga untuk masyarakat banyak ” ungkap Mas Abu panggilan akrab Walikota kediri dalam jumpa pers (31/12/2015).

Lebih Lanjut Walikota menegaskan jika mega proyek tersebut setiap tahun anggaran sudah dimasukan dalam APBD Kota Kediri. Pemkot Kediri sudah bekerjasama dengan beberapa intasi Hukum dan kepolisian terkait dengan kasus Megaproyek. Pemkot juga sudah berkordinasi dengan KejaksaanPolresta serta Polda.

Untuk diketahui. Kordinasi yang dilakukan pemkot kediri dengan intasi hukum tersebut, karena beberapa masalah mega proyek yang hingga kini belum jelas siapa yang menjadi dalang kasus tersebut beberapa tahun lalu. Bahkan hingga kini Kasnan yang sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Jatim justru saat ini kembali menjabat kepala Dinas Pembangunan Umum ( DPU) Kota kediri. @andik Kartika


Sumber : lensaindonesia.com