logo.png

Inilah Antisipasi Pemkot Kediri Menghadapi Ancaman Banjir


Surya Malang

Inilah Antisipasi Pemkot Kediri Menghadapi Ancaman Banjir
 
surya/didik mashudi
 
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat mencoba perahu milik BPBD Kota Kediri di Sungai Brantas, Sabtu (2/1/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Menghadapi banjir, Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri menambah perlengkapan evakuasi dengan perahu fiberglas. 

Uji coba perahu dilakukan di Sungai Brantas, Sabtu (2/1/2016).

Perahu fiberglas warga oranye ini merupakan perahu pertama yang telah dimiliki BPBD Kota Kediri, selain perahu karet. 

Kepala BPBD Kota Kediri Syamsul Bahri menjelaskan, wilayahKota Kediri yang dibelah Sungai Brantas punya potensi kerawanan banjir. Sehingga pihaknya mempersiapkan sarana untuk melakukan pertolongan.

"Perahu fiberglas punya kapasitas mengangkut 8 penumpang dengan 2 kru," jelasnya.

Keberadaan perahu diharapkan membantu kinerja petugas BPBD dalam melakukan pertolongan korban banjir.

Kantor BPBD Kota Kediri yang baru setahun berdiri telah dilengkapi sejumlah prasarana seperti mobil rescue, kendaraan pikap, sepeda motor trail, tenda untuk pengungsi dan dapur umum.

Ancaman bencana di Kota Kediri yang terjadi selama ini masih sebatas angin puting beliung dan kebakaran.

BPBD Kota Kediri telah diperkuat 40 personel termasuk anggota tim reaksi cepat (TRC).

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebutkan, keberadaan perahu yang dioperasikan BPBD bakal dimanfaatkan untuk memberikan pertolongan jika ada bencana atau musibah di Sungai Brantas.

Selain itu dapat difungsikan untuk membersihkan sampah yang tersangkut di jembatan.

Sementara menandai operasional perahu BPBD dimanfaatkan untuk wisata anak-anak dari perwakilan kelurahan. Anak-anak diajak berkeliling mulai di kawasan bantaran sungai Brantas sekitar Jembatan Brawijaya.


Sumber : suryamalang.tribunnews.com