logo.png

Omzet Jual Tahu Kuning Kediri Naik 25 Persen


Kediri (beritajatim.com) - Libur Natal dan tahun baru kali ini sentra penjualan makanan khas Kota Kediri yakni tahu kuning diserbu para pembeli untuk oleh-oleh saat pulang. Pada musim libur kali ini para pedagang tahu kuning ini mengalami peningkatan omzet penjualan hingga 25 persen dibandingkan hari biasa

Sentra makanan khas Kediri berada di sepanjang Jalan Yos Sudarso Kota Kediri. Kawasan ini dipadati para pembeli yang menikmati masa liburan Natal dan tahun baru.

Bambang Suyendro, salah seorang pedagang mengaku, omzet penjualannya kali ini mengalami penaingkatan hingga 25 persen dari hari biasa. Namun demikian, meski mengalami peningkatan penjualan saat liburan, para pedagang tidak menaikkan harga jual tahu kuning dan makanan khas kediri lainnya, hal ini untuk memuaskan para konsumen

" Kalau produk tahu sementara ini tidak ada kenaikan karena sifatnya pendatang sementara. Sebagai pengusaha tidak berani menaikkan atau mengambil keuntungan sesaat. Jadi tetap seperti semula," kata Bambang Suyendro, Minggu (03/1/2016)

Di sentra penjualan oleh-oleh khas Kediri ini penjual tidak hanya menjual tahu kuning saja melainkan tahu putih, stik tahu, keripik tahu, getuk pisang dan lain sebagainya. Untuk harga tahu kuning satu besek isi sepuluh dijual seharga Rp 25 ribu, tahu putih seharga Rp 30 ribu, stik tahu Rp 12,5 ribu serta getuk pisang kecil seharga Rp 7,5 ribu getuk pisang besar Rp 10 ribu tergantung merk

Dalam pemasaran tahu kuning ini para pedagang sendiri hanya memasarkan di wilayah Kediri, hal ini untuk mempertahankan ciri khas tahu kuning Kota Kediri.(nng/ted)


Sumber : beritajatim.com