logo.png

Pemkot Kediri Bentuk Tim untuk Tata PKL di Jalan Protokol


DetikNews

 
Pemkot Kediri Bentuk Tim untuk Tata PKL di Jalan ProtokolFoto: Andhika Dwi/detikcom

Kediri - Kediri termasuk kota kecil, hanya memiliki 3 kecamatan. Agar kondisi kota tidak semrawut, Pemkot menata PKL. Tim yang terdiri dari pedagang dan Pemkot pun dibentuk.

Hal itu disampaikan Wali Kota Abdullah Abu Bakar saat menemui 200-an pedagang berunjuk rasa di kantor Pemkot Kediri, Jl Kartini, Senin (11/1/2016). 

Aturan berjualan di jalan tertuang dalam Perwali No 37 Tahun 2015. Isinya, ada zona waktu berjualan agar kondisi kota dan lalu lintas tidak semrawut serta trotoar tetap bisa digunakan sebagai pedestrian.

"Kami tidak melarang, hanya menata dengan sistem zona waktu agar masyarakat umum tidak menggunakan fasilitas kota," kata Abu yang didampingi Sekkota Kediri Budwi Sunu HS beserta sejumlah pejabat pemkot.

Perwakilan PKL, Hanif, mengatakan pihaknya taat aturan. Mereka ingin berdialog agar Perwali tidak merugikan semua pihak.

 

PKL lainnya, Gatot, meminta Pemkot tidak melarang PKL berjualan pada pagi dan sore. "Lalu kami (jualan) di mana," katanya.

Abu berharap ada solusi yang sama-sama menguntungkan antara PKL, Pemkot, dan masyarakat umum. Rencananya akan dibuat tim antara pedagang dan Pemkot sehingga Perwali bisa diubah. "Bukan dicabut," kata Abu. 
(try/try)


Sumber : news.detik.com