logo.png

Wali Kota Berharap Sinergi untuk Kediri Kondusif


ANTARA News Jawa Timur

Wali Kota Berharap Sinergi untuk Kediri Kondusif
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (foto istimewa )
 
 "Kami bersyukur karena di Kota Kediri tokoh agama dan tokoh masyarakat serta seluruh komponen yang ada bisa bersatu padu. Kegiatan semacam ini bisa menciptakan stabilitas dan kodusifitas di Kota Kediri. Dan warga Kota Kediri juga sangat mendukung,"
 
Kediri(Antara Jatim) - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berharap adanya sinergi  di antara semua pihak demi menciptakan keamanan dan ketertiban sehingga Kediri kondusif.
     
"Suasana yang kondusif dan aman seperti ini harus terus kita ciptakan," kata Wali Kota Kediri di Kediri, Jumat. 
     
Ia mengatakan, Kediri termasuk daerah yang cukup kondusif, termasuk ketika ada perayaan Natal dan tahun baru 2016. Dari berbagai laporan yang masuk, tidak ada kejadian yang sangat mencolok terjadi di Kediri.
     
Menurut dia, ketertiban serta kemananan tersebut tidak terlepas dari peran serta semua pihak termasuk dari kepolisian, TNI, maupun dari masyarakat setempat. Ia sangat berterimakasih pada semua pihak, sebab bisa menciptakan Kediri yang tertib. 
     
"Kami bersyukur karena di Kota Kediri tokoh agama dan tokoh masyarakat serta seluruh komponen yang ada bisa bersatu padu. Kegiatan semacam ini bisa menciptakan stabilitas dan kodusifitas di Kota Kediri. Dan warga Kota Kediri juga sangat mendukung," katanya. 
     
Sementara itu, terkait dengan adanya teror bom di Sarinah, pengamanan di kantor Pemkot Kediri juga diperketat. Selain penjagaan di beberapa titik, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri juga memantau seluruh tamu yang masuk dan keluar dari balai kota.
     
Untuk tamu yang berkunjung bertemu dengan asisten maupun seluruh pejabat di Kota Kediri, didata identitasnya baik nama maupun tujuannya. Selain mengetahui alasan masuk, petugas juga mengetahui identitas resmi dari seluruh tamu yang hadir.
     
"Kami juga sudah dapat imbauan dari Satpol PP Provinsi Jatim, untuk memperketat pengamanan, terutama di instansi pemerintah. Untuk tamu, kami data identitas lagi, dan ini lebih kami perketat," kata Kepala Satpol PP Pemkot Kediri Ali Muklis.
     
Namun, ia mengaku untuk saat ini lebih fokus pada pengamanan di wilayah Pemkot Kediri, terutama di Balai Kota, rumah dinas Wali Kota, rumah dinas Wakil Wali Kota. Sementara, di instansi daerah ada penjagaannya sendiri.
     
"Kalau di instansi kurang bisa menjangkau. Ada sebanyak 40 instansi di Kediri itu, jadi kami fokus di balai kota, rumah dinas. Tiap hari ada petugas yang jaga di pos, dan tiap hari pula ada yang siap di kantor satu regu, sekitar 15 orang," ujarnya. (*)
 

Editor: Slamet Hadi Purnomo


Sumber : antarajatim.com