logo.png

Peminat MOP Meningkat


Peminat MOP Meningkat

Ilustrasi - pendaftaran pemasangan alat kontrasepsi (KB)

KEDIRI (BM) – Pemkot Kediri menilai minat pria untuk mengikuti program kontrasepsi pria vasektomi atau MOP (Metoda Operasi Pria) cukup tinggi, dimana pada 2015 jumlah pesertanya mencapai 75 orang dari target 80 orang. "Ini menunjukkan bahwa partisipasi pria untuk ikut program KB (keluarga berencana) sudah tinggi," kata Kepala Bidang Keluarga Berencana Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Kediri Wiwik Fatowiyah, Rabu (20/1).
 
Menurut dia, banyak pertimbangan yang dilakukan para suami dengan mengikuti program MOP tersebut, seperti karena sudah mempunyai banyak anak sehingga melakukan pembatasan anak yang dilahirkan oleh istrinya, kesehatan ibu yang mempunyai risiko tinggi mengikuti KB, serta mereka (suami) sudah benar-benar sadar untuk ikut KB. 
 
Namun, Wiwik mengaku pemerintah memang mempunyai program untuk membantu kehidupan para suami yang mengikuti MOP dengan memberikan uang sebagai pengganti biaya hidup selama masa pemulihan. "Kami berikan kompensasi biaya hidup sekali. Tren MOW sekarang turun, dan kami berharap pada 2016 semakin banyak yang berpartisipasi," harapnya.
 
Operasi ini tidak tidak berbahaya bagi pria yang sehat, sebab dokter hanya melakukan tindakan pengikatan dan pemotongan saluran benih agar sperma tidak keluar dari buah zakar. Namun, lanjut dia, bagi pria yang memiliki risiko sakit seperti diabetes tidak dianjurkan, sebab nantinya justru akan melukai dan sulit penyembuhan. (at/bud/epe)

Sumber : beritametro.co.id