logo.png

Alun-Alun Akan Diubah Dari “Garden” Menjadi “Park”


Radar Kediri | Berita Kediri | Berita Utama

DCIM100MEDIA

KEDIRI KOTA– Wajah alun-alun Kota Kediri bakal berubah total tahun ini. Pasalnya, dinas kebersihan dan pertamanan (DKP) melakukan revitalisasi taman di pusat kota tersebut. Rencananya, Maret nanti, lelang proyeknya masuk di unit layanan pengadaan (ULP) pemkot.

Kepala DKP Kota Kediri Didik Catur mengatakan, di APBD 2016 pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,4 miliar. Dana tersebut digunakan untuk merenovasi alun-alun. “Kami rehab total mulai tahun ini,” ujarnya kepadaJawa Pos Radar Kediri, kemarin.

Dibanding sebelumnya, Didik mengatakan, bentuk alun-alun akan berubah. Hanya saja, DKP tidak perlu memperluas lahan yang ada sekarang, yakni 10.200 meter persegi. Untuk desainnya, mengembalikan fungsi alun-alun yang sebenarnya. “Sekarang berupa garden. Tapi nanti kami buat park,” ungkap Didik didampingi Kabid Pertamanan DKP Roni Yusianto.

Karena itulah, ada banyak perubahan desain di tengah alun-alun. Kalau sekarang banyak ditumbuhi pohon, maka nanti dibuat lebih lapang. Pohon lebih banyak ditanam di tepi. “Termasuk nanti kami tanam pohon beringin,” jelasnya.

Dengan desain itu pula, pihaknya terpaksa menggeser monumen patung Mayor Bismo. Patung yang berdiri pada 1970-an itu nanti akan ditempatkan di sisi tenggara alun-alun. Sementara wajahnya menghadap ke barat daya. “Akan kami tinggikan agar lebih gagah,” urainya.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Didik mengatakan, Maret nanti, rencananya lelang proyek masuk ULP. Saat ini, pihaknya masih merevisi detail engineering design (DED) yang sudah dituntaskan tahun lalu.

Dengan Maret 2016 masuk tender, dia memprediksi, pengerjaan proyek mulai pertengahan Mei. Untuk menyelesaikannya, dibutuhkan waktu sekitar enam sampai tujuh bulan. “Jadi November atau Desember (2016) sudah selesai,” paparnya.

Di samping alun-alun, DKP juga bakal merehab Taman Sekartaji dan membuat taman baru di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Jl PK Bangsa. Untuk anggarannya, dialokasikan masing-masing Rp 4 miliar dan 2,5 miliar. “Lelangnya kami buat tiga paket,” ungkapnya.

Tiga taman taman tersebut, menurut Didik, ditargetkan bisa tuntas tahun ini. Pasalnya, tahun depan, giliran Taman Ngronggo yang bakal diperluas areanya. Selain sebagai taman, ia menambahkan, bakal mengakomodasi para pedagang kaki lima (PKL).

Karena itu, nanti sebagian PKL akan direlokasi ke alun-alun dan Taman Sekartaji. Hanya, mengenai jumlahnya, DKP belum bisa memastikan. “PU (dinas pekerjaan umum) yang mengerjakan proyeknya,” katanya.

Demi kebersihan taman, Didik mengatakan, akan merekrut bagian keamanan. Mereka nanti bertugas menjaga taman dari tangan-tangan jahil pengunjung. “Nanti baru dibicarakan di PAK (perubahan anggaran keuangan),” terangnya. (baz/ndr)


Sumber : radarkediri.net