logo.png

Kini Sampah yang Keluar dan Masuk Harus Ditimbang


Radar Kediri | Berita Kediri | Berita Utama

IMG_0866

KEDIRI KOTA– Ada yang berbeda di TPA Klotok 2, yakni keluar – masuk, sampah harus ditimbang. Hal ini untuk mengelola TPA tersebut agar sesuai dengan umur fungsinya.  Kabid Kebersihan DKP Kota Kediri, Endang Kartikasari memperkirakan, usia TPA yang didanai APBN Rp 11 miliar itu sekitar lima tahun. Berarti pada 2021 nanti sudah penuh. Namun jika tidak cermat, usianya bisa di bawah lima tahun.

Makanya volume TPA II perlu dikontrol. Untuk memperpanjang usia, sampah harus dipadatkan dengan buldoser. “Setiap lapisan empat kali,” kata alumnus Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ini.

Karena itulah, tinggi tumpukan sampah di shell (tempat pembuangan sampah) seluas 1,4 hektare (ha) itu nanti maksimal delapan meter. Jika lebih dari itu, berarti overload. Di TPA 1 kini, tinggi gunungan sampah sampai 22 meter.

Endang mengatakan, SOP juga mengatur penempatan sampah. Untuk sampah pertama yang dibuang, tumpukannya diletakkan di sisi selatan bagian tengahshell sampai ketinggian 1 meter. Lalu diratakan ke barat dan utara. Itu nanti berfungsi sebagai jalan backhoe. “Baru (sampah) dibuang ke timur atau barat,” urainya.

Dengan pengoperasian itu, TPA 1 akan beralih fungsi menjadi tempat rekreasi edukasi pembuatan gas metan. Sementara di TPA II, masih terus dikembangkan. Saat ini, DKP mempersiapkan lelang sarana dan prasarana (sarpras) pendukung. Seperti akses jalan, jembatan, penerangan jalan, hangar, dan plengsengan. “Maret nanti masuk ULP (unit pelayanan pengadaan),” papar Endang. (baz/ndr)


Sumber : radarkediri.net