logo.png

Jaring Pelajar Tenggak Miras


Radar Kediri | Berita Kediri | Berita Utama

untitled

Sempat Buang Botol, Diminum di Warung setelah Tryout Unas

KEDIRI KOTA– Belasan pelajar bolos kembali terjaring razia satpol PP, kemarin. Bahkan, saat di lokasi, aparat penegak perda ini menemukan botol minuman keras (miras). Diduga para pelajar ini habis menenggaknya.

Pantuan Jawa Pos Radar Kediri, razia kali ini hanya menyasar warung-warung di bantaran Sungai Brantas dekat Jembatan Brawijaya. Sekitar pukul 11.00, sebanyak 30 personel menyisir lokasi. Penyisiran mulai dari warung sebelah selatan sampai ke utara.

Meski hanya satu tempat, ternyata, banyak pelajar berseragam kongko di sana. Baik siswa maupun siswi. Kali pertama, petugas memergoki dua siswi SMK negeri di Kota Kediri. Keduanya mengaku, menunggu jadwal tryout ujian nasional (unas) 2016 di sekolahnya. “Ini sambil nunggu tryout Pak. Masuknya siang,” kata St kepada tim satpol PP.

Meski demikian, petugas tidak memberi toleransi. Apalagi lokasi sekolah mereka relatif jauh dari tempat nongkrong tersebut. “Daripada nunggu di warung. Mending langsung ke sekolah,” ujar salah satu anggota satpol PP.

Karena terjaring berseragam, petugas tetap membawanya ke markas komando (mako) satpol PP di balai kota. Selama digelandang petugas menuju truk satpol, mereka terus merengek minta diantar ke sekolah. Tetapi petugas bergeming.

Di warung lain, aparat memergoki dua pelajar. Mereka berasal dari dua SMK swasta di Kota Kediri. Saat itu, mereka sedang menenggak miras di salah satu warung. Namun saat petugas datang, salah satu siswa membuang miras dalam botol besar tersebut.

Karena itulah, sebelum dibawa ke mako, tim satpol mencari miras tersebut di sudut-sudut warung. Setelah ketemu, miras ikut diamankan. Ih, salah satu siswa SMK, mengaku, membeli miras di warung Bandarkidul, Mojoroto. Harganya 50 ribu per botol. Kemarin, setelah pulang tryout unas, dia mengajak temannya mampir ke warung di bantaran. “Ini tadi sudah pulang,” katanya.

Di warung-warung lain, petugas memergoki beberapa pelajar. Tak hanya cowok, tetapi juga cewek. Mereka yang terjaring dibawa ke mako. Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Kota Kediri Nurkhamid mengatakan, total ada 12 pelajar yang terciduk di warung bantaran Brantas. Sama seperti sebelumnya, satpol  memanggil pihak sekolah yang bersangkutan datang ke mako. “Mereka (sekolah) yang menjemput,” ujarnya.

Saat memberi pembinaan, Nurkhamid mengatakan, pihaknya tidak hanya menyita miras. Pasalnya, di dalam tas para pelajar juga ditemukan rokok. Sementara di telepon seluler (ponsel) didapati video porno. “Kami minta dihapus,” tegas mantan Lurah Mojoroto ini. (baz/ndr)


Sumber : radarkediri.net