logo.png

Adu Ayam Non Judi Digelar di Kediri


Adu Ayam Non Judi Digelar di Kediri

 

Kediri (beritajatim.com) - Untuk menekan perjudian sekaligus meningkatkan taraf perekonomian, sebuah kontes aduan ayam non judi digelar di Kediri. 

Ada ratusan penggemar ayam jago dari berbagai daerah di indonsia yang mengikutinya. Kontes ayam laga ini digelar paguyuban penggemar ayam jago Indonesia (Papaji) Kediri di Taman Tirtoyoso Kota Kediri.

Ada sekitar 48 ekor ayam untuk kategori team dan 600 ekor lebih ayam untuk kategori individ, bertarung dalam kontes tersebut. Mereka terbagi kedalam 4 kategori, junior, senior, utama dan bintang, tergantung pada berat ayam.

Dua ekor ayam diadu, dalam arena lingkaran seluas dua meter dalam waktu dua kali 15 menit. Jalu ayam dibungkus menggunakan karet untuk menghindari ayam terluka parah.

“Tak ada penilaian terhadap kondisi ayam. Penilaian hanya didasarkan pada jumlah pukulan ayam. Pukulan standart memiliki poin 1 poin 2 untuk pukulan telak dan 5 untuk pukulan berefect,” ujar Heru Adi Candra, selaku Ketua Panitia, Senin (01/2/2016).

Masih kata Heru, ajang kontes adu ayam ini sebagai wadah para penghobi ayam. Event ini digelar dengan label non judi untuk menekan tingginya angka perjudian sabung ayam.

“Mereka adalah murni para penghobi yang benar benar tak ingin ada prkatek perjudian didalam setiap kegiatan ayam aduannya. Selain itu, hal ini juga untuk mendongkrak perekonomian para peternak ayam,” terang Heru.

Acara tersebut mendapat tanggapan positif dari pihak kepolisian. Pihak keamanan pun memastikan bahwa acara tersebut bebas dari praktek perjudian

Untuk diketahui dalam event ini, panitia menyediakan hadiah berupa trophy, piagam dan uang pembinaan, serta 2 unit motor dan juga televisi. (nng/ted)


Sumber : beritajatim.com