logo.png

Mas Abu Program Kerja Jangan Copy Paste


Radar Kediri | Berita Kediri | Berita Utama

web -musren 02

KEDIRI KOTA- Wali Kota Abdullah Abu Bakar membuka pencanangan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) 2016, kemarin (10/2). Bertempat di sumber air Cakarwesi, Kelurahan Tosaren, Pesantren, Mas Abu-sapaan wali kota- mendorong agar usulan program kerja harus memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.

Dibuka sekitar pukul 09.00, pencanangan musrenbang Kota Kediri 2016 diawali dengan pemukulan kentongan oleh wali kota. Selanjutnya, tadi malam, musrenbang dimulai dari tingkat kelurahan. Kegiatan itu berlangsung sampai 12 Februari.

Dari kelurahan, usulan dibawa ke tingkat kecamatan pada 23-25 Februari nanti. Setelah itu baru dibahas di tingkat kota pada 16-18 Maret.

Abu mengatakan, pelaksanaan musrenbang penting untuk menggali ide masyarakat. Dengan demikian, program kerja yang disusun untuk tahun depan datang langsung dari masyarakat. “Penyusunannya harus memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat,” kata Abu.

Selain itu, lanjut Abu, musrenbang dapat mengurai persoalan yang terjadi. Makanya, jangan sampai kegiatan tersebut hanya sebagai ajang diskusi semata. Tetapi harus menghasilkan program kerja yang dapat direalisasikan. “Kegiatan yang tidak ter-cover prodamas (program pemberdayaan masyarakat), bisa diusulkan dalam musrenbang,” kata wali kota berlatarbelakang pengusaha ini.

Tentang program kerja 2017 nanti, Abu mengingatkan, agar penyusunannya selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) kota maupun provinsi. Di samping itu, perlu menyesuiakan dengan nawacita Presiden Joko Widodo. Sehingga pembangunan di Kota Kediri bisa berkesinambungan.

Abu juga meminta, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tidak melakukan copy paste program kerja. Pasalnya, dia menilai, selama ini ada yang masih copy paste program kerja sebelumnya. “Tidak boleh copy paste,” tandasnya.

Dengan musrenbang, Abu berharap, pembangunan di Kota Kediri semakin baik. Sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. “Harus membawa manfaat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pencanangan musrenbang kemarin digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Wali kota didampingi Sekertaris Pemkot (Sekkota) Budwi Sunu Hernaning Sulistyo dan Kepala Bappeda Suprapto. Selain itu, ada pula Camat Pesantren Eko Lukmono Hadi. Adapun undangan lain adalah kepala SKPD, lurah dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota (LPMK) se-Kota Kediri. (adv/baz/ery)


Sumber : radarkediri.net