logo.png

Masih Banjir Wali Kota Kediri Salahkan Desain Gorong-Gorong


 
Hujan deras yang mengguyur kota Kediri mengakibatkan luapan sungai Kresek masuk ke pemukiman warga. foto: arif kurniawan/ BANGSAONLINE

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar angkat bicara mengenai masih terjadinya genangan hingga memasuki pemukiman warga saat diguyur hujan deras. Ia menyebut banjir tersebut karena kesalahan desain gorong-gorong. Akibatnya, air hujan kesulitan masuk kedalam gorong-gorong.

"Saya tidak menyalahkan gorong-gorong, tapi akan kami evaluasi kecilnya buangan gorong-gorong," ujarnya ditemui di balai kota Kediri, Kamis (11/2).

"Ke depan kami minta agar lubangnya lebih besar lagi," imbuhnya.

Selain itu, terjadinya banjir ini, kata Abu Bakar juga akibat minimnya serapan air di wilayah Kota Kediri. "Makanya perlu dilakukan kajian, berapa jumlah serapan air kita. Ke depan, setiap masyarakat yang ingin membangun harus menyediakan tempat untuk serapan air," ujarnya.

Pihaknya mengkau telah mencanangkan program gerakan selokan bersih di masing-masing kantor, dinas maupun rumah-rumah warga tiap tiga bulan sekali. "Masyarakat wajib membersihkan selokan, minimal di depan rumahnya masing-masing," tegasnya.

Adanya kabel provider yang berada di dalam gorong-gorong juga dituding menjadi salah satu penyebab terjadi banjir. "Makanya kemarin sampai ada petugas kebersihan yang mengeluarkan kabel provider dari dalam gorong-gorong, tidak boleh itu kabel dilewatkan gorong-gorong," tegasnya.

Untuk diketahui, Rabu (10/2) sore beberapa rumah penduduk dan jalanan protokoler terendam banjir setelah diguyur hujan. Meski gorong-gorong baru diperbaiki, namun tetap terjadi genangan di sejumlah titik. (rif/rev)


Sumber : bangsaonline.com