logo.png

Angkot Gratis Tak Maksimal Ini Solusi DPRD Kediri


Angkot Gratis Tak Maksimal, Ini Solusi DPRD Kediri

Kediri (beritajatim.com) - DPRD Kota Kediri meminta Dishubkominfo setempat memaksimalkan pengelolaan fungsi angkutan umum berupa bus sekolah bantuan pemerintah. Sebab, angkot gratis yang diluncurkan pemerintah kota masih belum sepenuhnya menjangkau seluruh pelajar. 

Ketua Komisi B DPRD Kota Kediri Nurdin Hasan mengatakan, pihaknya memanggil Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi serta Pendapatan guna memaksimalkan program antar jemput siswa sekolah. Menurut DPRD, ada tiga sekolah yang belum terjangkau angkot gratis, karena tidak ada jalur yang melewati.

"Selama ini terdapat tiga sekolah di Kota Kediri yang belum tercover angkutan gratis. Kita ingin angkutan bus gratis itu juga dapat mencapai kejurusan seperti SMP 2, SMP 5, dan SMP 7 yang selama ini belum dijangkau," kata Nurudin, Senin (16/2/2016).

Dishubkominfo, kata politisi PKB ini harus memiliki target untuk menyelasaikan permasalahan angkutan sekolah gratis pada bulan Mei mendatang. Pasalnya, pada bulan tersebut sudah memasuki tahun ajaran baru sekolah.

Kepala Dishubkominfo Kota Kediri Fery Djatmiko mengaku dalam waktu dekat ini bantuan angkutan bus sekolah itu dapat difungsikan. Pihaknya akan tetap berupaya agar bantuan itu bermanfaat bagi semua pelajar. 

Pemerintah Kota Kediri melalui Dishubkominfo menerima bantuan dari pemerintah pusat sebanyak tiga bus yang difokuskan untuk angkutan bagi anak sekolah. Saat ini bantuan tersebut masih dalam proses penantian.

Menurut Fery, bus sekolah rencananya mempunyai trayek sendiri, sehingga dipastikan tidak akan berbenturan dengan sopir angkutan umum. Jalur saat ini sudah disiapkan dan tinggal menunggu peresmian.
     
Sedangkan untuk subsidi bagi angkutan umum untuk program angkot gratis pelajar, Fery juga mengatakan pada 2016 ini masih terus diberikan. Setiap sopir angkutan umum tetap mendapatkan subsidi 6 liter bahan bakar per hari. [nng/but]


Sumber : beritajatim.com