logo.png

OJK Beri Penghargaan pada Pelaku Keuangan Inklusif


ANTARA News Jawa Timur

  OJK Beri Penghargaan pada Pelaku Keuangan Inklusif
Kepala OJK Kediri Bambang Hermanto (foto Asmaul Chusna)
 
 "Kami berikan penghargaan pada pihak yang memberikan kontribusi lebih dibandingkan dengan lembaga jasa keuangan lain. Ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi pada mereka," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri, Jawa Timur, memberikan penghargaan pada sejumlah pelaku jasa keuangan inklusif yang dinilai membantu OJK mengenalkan berbagai program OJK.
     
"Kami berikan penghargaan pada pihak yang memberikan kontribusi lebih dibandingkan dengan lembaga jasa keuangan lain. Ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi pada mereka," kata Kepala OJK Kediri Bambang Hermanto di convention hall kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Selasa.
     
Bambang yang ditemui dalam kegiatan pertemuan tahunan dengan pelaku industri jasa keuangan keresidenan Kediri itu mengatakan, penghargaan itu diberikan sebab mereka dinilai mampu mengenalkan, memasarkan, membuat skema, serta memberikan kredit khusus yang bunganya rendah. Namun, mereka ternyata mampu, sehingga layak diberikan penghargaan.
     
Bambang menilai, bentuk apresiasi itu sebagai salah satu dukungan pada lembaga tersebut atas kerja keras mereka. Dengan itu, diharapkan akan ditiru oleh pelaku jasa lainnya, sehingga program pemerintah pun juga bisa terlaksana dengan baik.
     
Dalam acara tersebut dihadiri pelaku industri jasa keuangan, muspida serta kepolisian wilayah keresidenan Kediri. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mengenalkan berbagai program OJK serta sejumlah program.   
    
Sejumlah lembaga jasa keuangan yang mendapatkan penghargaan di antaranya untuk kategori pelopor program laku pandai diberikan pada Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta Bank Tabungan Pensiunan Nasional.
     
Bank Mandiri dinilai mendukung program OJK sebagai pelopor program laku pandai dengan jumlah agen 303 orang dengan 3.895 transaksi. BRI dengan jumlah 2.881 orang dengan 151.255 transaksi, Bank Tabungan Pensiunan Nasional dengan agen 310 orang dengan 1.374 transaksi.
     
Sementara penghargaan untuk kategori layanan keuangan mikro diberikan pada PT BPR Bank Daerah Tulungagung, Bupati Tulungagung, PT Asuransi Jasa Adisarana Wanaartha (Asuransi Wana Artha Life), serta PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Cabang Kediri (Asuransi Jasindo).
     
BPR Bank Daerah Tulungagung dinilai telah memberikan suku bunga rendah di luar kredit usaha rakyat (KUR) yang mendapat subsidi bunga dari pemerintah pusat, dengan mengalokasikan sebagian dana setoran modal khusus membiayai kredit murah melalui bank milik pemerintah daerah. 
     
Sedangkan, Asuransi Wana Artha Life dinilai telah ikut berkontribusi memberikan layanan keuangan mikro dengan mendorong dan mengenalkan pelayanan produk asuransi mikro si Peci kepada masyarakat luas. Asuransi Jasindo juga telah melaksanakan program asuransi usaha tani untuk mengantisipasi sektor pertanian yang rawan terhadap dampak negatif perubahan iklim yang menyebabkan gagal panen pertanian dan dapat mengganggu program nasional ketahanan pangan khususnya swasembada pangan. 
     
Penghargaan lainnya adalah di bidang edukasi dan perlindungan konsumen diberikan pada Wali Kota Kediri, Kepala Polres Kediri Kota, Polres Blitar Kota, yang dinilai telah aktif dalam kegiatan edukasi dan perlindungan konsumen khususnya pencegahan lembaga/ perusahaan/ komunitas yang tidak memiliki izin usaha dari OJK. (*)

Editor: Slamet Hadi Purnomo


Sumber : antarajatim.com