2016-02-18_23.14.57ADAKITANEWS, Kota Kediri – Meski telah dipanggil oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait persiapan Kartu Identitas Anak (KIA) beberapa waktu lalu, Pemkot Kediri melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) belum berani memastikan Kartu Identitas Anak (KIA) akan direalisasikan. Pasalnya, pihak Dispendukcapil masih menunggu petunjuk lainnya dari Kemendagri.

Kepala Dispendukcapil, Ida Indriyani saat dikonfirmasi tim adakitanews.com, Kamis (18/02) dikantornya mengatakan, pihaknya belum memastikan kapan KIA akan diberlakukan di Kota Kediri. Ida menambahkan, sementara ini pihaknya masih akan menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kemendagri terkait teknis pelaksanaannya.

“Kita masih menunggu petunjuk teknisnya seperti apa, jadi kita belum bisa memastikan kapan KIA ini akan direalisasikan,” jelas Ida Indriyani

Beberapa alasan teknis itu, menurut Ida yakni terkait blangko serta dokumen pendukung lainnya yang masih menunggu dari Pemerintah Pusat. Sementara, tambah Ida, di Kota Kediri baru akan dimulai pendataan dan sosialisasi terhadap orang tua penerima KIA.

“Sampai saat ini kami hanya mendapatkan tugas untuk pendataan. Sedangkan, realisasinya itu harus melalui blangko dimana pihak pusat yang berwenang,” jelasnya

Guna mensukseskan pemberian KIA, Dispendukcapil dituntut mengikuti berbagai pelatihan, yang salah satunya sosialisasi di Surabaya oleh Pemprov Jatim pada Senin (22/02) nanti. “Besok Senin masih ada sosialisasi di Surabaya mas,” ujarnya

Seperti diketahui, hanya ada 50 kota/kabupaten se-Indonesia yang akan menerapkan KIA. Untuk tahap awal terutama di Jawa Timur yang sudah pasti menjalankan program ini terlebih dulu adalah daerah yang angka kelahiranya sangat tinggi termasuk Kota Kediri, Pasuruan dan Kota Malang. Sementara itu, untuk kota-kota lainnya boleh mengikuti, sesuai dengan kemampuan daerahnya masing-masing.(Zam)

Keterangan Gambar : Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Ida Indriyani