logo.png

Tak Ada Relokasi PKL Disperindagtamben Janjikan Solusi


Tak Ada Relokasi PKL, Disperindagtamben Janjikan Solusi

Sesuai Perwali Nomor 37 tahun 2015, petugas Satpol PP terus melakukan razia di sejumlah jalan protokol ditertibkan

KEDIRI (BM) - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan Energi (Disperindagtamben) Kota Kediri, menegaskan tidak ada pengalihan tempat (relokasi) bagi pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di sepanjang jalan protokol.
 
Kendati demikian, Disperindagtamben berjanji akan memberikan solusi secepatnya dalam penataan PKL tersebut. Hal itu, diungkapkan Kepala Disperindagtamben Kota Kediri Yeti Sisworini. Ia mengatakan jika pemkot saat ini belum memiliki lokasi untuk relokasi.
 
Sehingga, kebijakan tetap mengacu pada Peraturan Walikota nomor 37 tahun 2015 tentang Zona Waktu Jualan PKL. "Tidak ada pengalihan bagi PKL yang berada di sepanjang jalan protokol, namun mereka tetap bisa berjualan dengan ketentuan seperti itu,mereka kan melayani anak-anak sekolah," ujar Yeti.
 
Lebih lanjut, ia menambahkan kendati dipastikan tidak ada pengalihan namun Yeti menargetkan jika awal Maret mendatang persoalan PKL khususnya yang berada di sepanjang jalan protokol sudah ada solusinya. Sebab, seharusnya sesuai saran walikota, pada Februari sudah selesai penataanya.
 
"Sesuai saran walikota, Februari seharusnya sudah selasai. Tapi, Insyaallah awal maret sudah ada solusinya,” ungkapnya.
 
Dia juga menerangkan dalam menyelesaikan persoalan PKL ini, pihaknya menggandeng sejumlah akdemisi dari universitas lokal dan terus melakukan koordinasi serta sosialisasi dengan tim dari paguyuban.
 
"Mengapa kami menggandeng akademisi dari Kediri dalam melakukan penataan PKL, karena mereka yang tahu kultur masyarakat setempat. Kita nantinya akan bertemu dengan seluruh PKL di Kota Kediri,” imbuhnya.
 
Sekadar diketahui, penataan PKL di Kota Kediri saat ini menindaklanjuti Perwali nomor 37 tahun 2015 tentang Penataan dan Pembinaan PKL. Dalam Perwali tersebut diatur zona waktu. Ada 5 zona waktu yang bisa digunakan untuk jualan. Yaitu, zona pukul 17.00-05.00, pukul 08.00-12.00, pukul 08.00-17.00, zona pagi sampai jam 22.00 dan zona steril. (bud/nov)

Sumber : beritametro.co.id