logo.png

Agar Tak Tumpang Tindih Minta Musrenbang Dibahas Serius


 

Agar Tak Tumpang Tindih, Minta Musrenbang Dibahas Serius

Wawalikota Kediri Lilik Muhibbah

KEDIRI (BM) – Agar sejumlah program di Kota Kediri tak tumpang tindih, Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah meminta pada Rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dibahas dengan serius.
 
"Saya memastikan program tidak tumpang tindih. Untuk itu, pendamping Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) harus mendampingi mulai di kecamatan hingga di kota," katanya, kemarin (24/2).  
 
Ia mengatakan Musrenbang dibahas salah satunya untuk merencanakan berbagai program yang tidak bisa direalisasikan dengan Prodamas. Setiap RT di Kota Kediri akan mendapatkan dana untuk Prodamas sebesar Rp 50 juta per tahun.
 
Program itu dimulai sehak era Walikota Abdullah Abu Bakar dan Wakil Waliota Lilik Muhibbah. “Musrenbang ini mencover yang tidak bisa dicover Prodamas, mungkin karena besarnya biaya dan yang diperlukan lebih banyak, sehingga masuk di Musrenbang," katanya.  
 
Walikota berharap pembangunan di Kota Kediri bisa maksimal. Musrenbang ini membahas program di 2017, sehingga dengan adanya program ini bisa dibahas bersama mulai usulan tingkat kelurahan sampai kecamatan.   
 
Sementara itu, Camat Pesantren Eko Lukmono mengatakan dalam Musrenbang saat ini terdapat 168 usulan untuk empat bidang baik itu kesehatan, lingkungan, pelayanan umum maupun ekonomi pariwisata.
 
“Kami mencatat ada 168 usulan di berbagai bidang dengan nominal sekitar Rp 37 miliar. Namun, dari pembahasan ini beberapa yang kami verifikasi," katanya. (ant/bud/nov) 

Sumber : beritametro.co.id