logo.png

Disdik Tetap Evaluasi meski tanpa Kendala


Radar Kediri | Berita Kediri | Berita Utama

29-tryout CBT (1)

KEDIRI KOTA– Pelaksanaan tryout ujian nasional (unas) SMA sederajat, kemarin, berlangsung lancar. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri mengklaim, tidak ada trouble dalam tes bersistem computer based test (CBT) atau onlinetersebut. Terutama delapan SMA negeri yang baru melaksanakannya.

Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Sugiharti mengatakan, tidak menemukan kendala tryout CBT di delapan SMA negeri. Dalam pantauannya, uji coba unas tahap II itu berjalan mulus.

“Yang kami khawatirkan memang trouble. Tapi hari ini (kemarin, Red) aman,” kata perempuan yang biasa disapa Atik ini.

Meski begitu, pihaknya akan terus mengevaluasi pelaksanaannya. Terutama unas CBT yang baru dilaksanakan di SMA. Selama tryout berjalan, disdik mencatat semua kendala. “Kami evaluasi. Baik nilai maupun pelaksanaan,” ungkapnya.

Atik mengakui, delapan SMA negeri belum punya pengalaman menggelar unasonline. Makanya, sarana dan prasarana (sarpras) harus dilengkapi. Salah satunya memiliki minimal 100 unit komputer. “Karena syaratnya sepertiga dari jumlah siswa,” terangnya.

Saat ini, lanjut dia, semua SMA sudah memenuhinya. Namun, ada beberapa sekolah yang harus mengusahakan dari luar. Maka, selain menjalin kerja sama dengan sekolah lain, mereka bisa menyewa. “Tapi ada yang pengadaan sendiri,” ujarnya.

Lalu apakah sekolah bisa meminjam ke siswa? Atik mengatakan, dinas tidak menganjurkannya. Meski begitu, dia meyakini, untuk jumlah komputer, sekolah tidak mengalami persoalan.

Waka Kurikulum SMAN 8 Hanik mengaku, membutuhkan 124 unit komputer. Jumlah itu plus cadangan. Rinciannya, 114 komputer utama, sementara sisanya 10 unit merupakan cadangan. “Estimasinya ada 124 unit,” jelasnyakemarin.

Saat ini, lanjut Hanik, pihaknya memiliki 101 unit. Jumlah itu termasuk dua unit milik anak didiknya. Karena itu, sekolahnya masih kekurangan 23 komputer. “Tapi sebelum unas, kami bisa penuhi,” katanya.

Kemarin, sebanyak 340 siswa SMAN 8 melaksanakan tryout. Hanik mengaku, menyediakan tiga ruangan. Untuk membagi waktunya, tryout dibagi tiga gelombang. Untuk sif pertama, dimulai sekitar pukul 07.00. Sementara gelombang dua dimulai sekitar pukul 10.00. Lalu, ketiga sekitar pukul 13.00 – 15.00.

Agar siswanya terbiasa, Hanik mengatakan, sekolahnya akan melakukan uji coba ujian sekolah dengan CBT pada 14 Maret nanti. Selain itu, sekolah juga meningkatkan daya listrik sehingga tidak mudah anjlok. “Kami buat panel,” terang guru asal Sukorame, Mojoroto ini. (baz/ndr)


Sumber : radarkediri.net