logo.png

Persis Tantang Macan Putih di Solo


Radar Kediri | Berita Kediri | Berita Utama

rendy

KEDIRI- Persis Solo tampaknya tidak puas dengan kekalahan telak 0-5 saat dijamu Persik di Stadion Brawijaya pada Minggu (6/3). Karena itu, Laskar Samber Nyawa-julukan Persik mengajak Macan Putih bertarung lagi. Namun, pertandingan tidak akan digelar di Stadion Brawijaya. Namun, laga yang bisa kita sebut leg kedua itu akan dilaksanakan di Stadion Manahan Solo pada 27 Maret nanti. Kandang Persis Solo dianggap tempat yang ideal untuk menentukan siapa yang terbaik sebenarnya. “Kami ganti yang akan ke Solo untuk lawan Persis lagi,” ujar pelatih Persik Alfiat.

Pelatih muda ini mengaku tidak mempersoalkan laga ulang lawan Persis. Bahkan, dia justru mengaku bersyukur. Karena dengan menghadapi Persis lagi, Khusnul Yuli dkk akan memiliki jam terbang lebih banyak. Kerja sama antarpemain bisa semakin terjalin. Sehingga, Persik bisa semakin bagus.

Selain itu, dengan semakin banyak uji coba akan membuat pemain Persik bisa mengasah finishing touch. Penyelesaian akhir yang lemah inilah yang masih jadi pekerjaan rumah (PR) Alfiat. Hal itu sangat terlihat di laga melawan Persatu Tuban pada Minggu (13/3). Saat itu, Wimba Sutan dkk mendapatkan banyak peluang emas. Namun, hanya dua gol tercipta. Ironisnya, dua gol itu bukan dari skema serangan tetapi melalui bola mati. “Semoga dengan banyak uji coba, striker Persik bisa semakin haus gol,” ujarnya.

Tak hanya penyelesaian akhir, lini belakang juga menjadi sorotan Alfiat. Saat menghadapi Persatu yang memiliki organisasi permainan bagus, lini belakang Macan Putih kedodoran. Akibatnya, gawang Persik yang perawan saat melawan Persinga Ngawi dan Persis Solo, akhirnya harus jebol lawan Persatu. Untuk itu, tak ada pilihan lain, selain harus kerja keras dan memperbaiki performa pemain.

Lalu apa target Persik melawan Persis di Solo? Mantan pelatih Persenga Nganjuk ini mengatakan, target Persik adalah menang. Sukses menghajar Persis di Brawijaya harus bisa diulang di Solo. Namun demikian, kemenangan bukan semata-mata tujuan uji coba. Mengetahui kelebihan dan kekurangan jauh lebih penting. Karena target Persik yang sebenarnya ada di kompetisi yang sesungguhnya. “Uji coba ini sebagai sarana mempersiapkan tim sebelum kami tampil di kompetisi yang sesungguhnya,” ujarnya. (tyo)


Sumber : radarkediri.net