logo.png

Jagung Perintahkan Bentuk Tim Pengawas Pendidikan


Jagung Perintahkan Bentuk Tim Pengawas Pendidikan

Jagung HM Prasetyo saat kunjungan kerja di Kejari Kota Kediri, Senin (21/3).

KEDIRI (BM) - Diam-diam dugaan penyimpangan anggaran pendidikan di Kota Kediri menjadi pantauan dan sorotan Jaksa Agung (Jagung) HM Prasetyo. Hal itu, disampaikan Jagung saat meresmikan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri.
 
Bersamaan itu, Jagung juga meresmikan rumah dinas (rumdis) kajari. Seperti diagendakan, Senin (21/3), beserta 8 gedung baru Kejari di Jatim yang sengaja dipusatkan di Kota Kediri.
 
“Perihal dugaan penyimpangan di dunia pendidikan, baik munculnya pungutan liar maupun dugaan lain yang sarat dengan kerugian negara, kami sudah intruksikan bentuk tim pengawas,” tegas Jagung HM Prasetyo.
 
Jagung meminta hal itu kepada Kejari Kota Kediri dan juga kejari lainnya agar memudahkan pengusutan hingga dilakukan penindakan hukum jika memang ditemukan penyimpangan. Untuk itu, lanjut Jagung dengan dibentuknya tim pengawas pendidikan di masing-masing daerah juga libatkan personel kepolisian.
 
“Diharapkan kerja tim pengawas lebih optimal dalam memerangi dugaan penyimpangan di sektor pendidikan,” tandas Jagung. 
 
Selanjutnya, usai meresmikan Kantor Kejari Kota Kediri dan rumdis kajari, Jagung juga meresmikan dan menandatangani prasasti dari Kantor Kejari Pamekasan, Bangil, Lumajang, Sumenep, Trenggalek, Ponorogo, Bangkalan dan Gedung Barang-Bukti Situbondo. 
 
Sementara, dugaan penyimpangan yang santer saat ini tentang minimnya bantuan dari pemerintah daerah, hingga memicu sejumlah sekolah yang diam-diam menarik pungutan terhadap siswanya. Salah satunya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kediri. (bud/nov)
Teks Foto : KUNJUNGAN: Jagung HM Prasetyo saat kunjungan kerja di Kejari Kota Kediri, Senin (21/3).

Sumber : beritametro.co.id