logo.png

PKL Stasiun Digusur Pemkot Kediri Cari Lahan Relokasi


PKL Stasiun Digusur, Pemkot Kediri Cari Lahan Relokasi

Kediri (beritajatim.com) - Sejumlah pedagang semi permanen yang telah digusur PT. KAI dari kawasan Stasiun Kereta Api Kediri kini bingung mencari tempat berjualan. Pemkot Kediri berjanji akan segera mencari lahan untuk merelokasi mereka.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, pihaknya bersedia menjembatani pertemuan antara pedagang dengan pihak PT. KAI Daop 7 Madiun dalam membicarakan persoalan penggusuran sejumlah warung. Disisi lain, Pemkot tengah mencarikan solusi pemindahan pedagang ke tempat baru.

"Jika lahan tersebut (yang ditempati warung pedagang) adalah milik PT. KAI, tentunya kita akan mencarikan solusi yaitu berupa lahan baru yang bisa mereka tempati untuk berjualan," ungkap Abdullah Abu Bakar, Jumat (25/3/2016).

Pemkot sedang melihat-lihat sejumlah tempat yang dianggap representatif untuk ditempati para pedagang eks kawasan Stasiun Kediri. Lokasi yang rencananya dipilih dipastikan keluar dari sekitar Stasiun Kediri.

Untuk diketahui, akibat penggusuran yang dilakukan PT. KAI, saat ini para pedagang kehilangan mata pencahariannya. Mereka tidak bisa berjualan kembali karena tidak memilih tempat mendirikan warungnya.

Sebagai bentuk kekecewaan terhadap PT. KAI, pedagang melakukan curhat dengan memasang spanduk berisi kekecewaan mereka di dinding bekas bangunan warung mereka yang telah dibongkar.

Diberitakan sebelumnya, PT. KAI Daop 7 Madiun membongkar sejumlah warung di kawasan Stasiun Kereta Api Kediri. Para pedagang harus angkat kaki, karena lahan yang mereka tempat adalah milik PT. KAI. [nng/but]


Sumber : beritajatim.com