logo.png

PWI Jatim beri penghargaan Kapolri Rektor Unair Budayawan Zawawi Imron


Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti memberikan sambutan nampak diapit Ketua PWI Pusat Margiono dan Ketua PWI Jatim Akhmad Munir.

LENSAINDONESIA.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh nasional maupun daerah yang dinilai berprestasi dan mampu menjadi teladan serta kebanggaan nasional. Penghargaan diberikan bertepatan acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2016 dan HUT PWI ke 70 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu malam (30/3/2016).

Ketua PWI Jatim Akhmad Munir mengatakan melalui penghargaan ini, ia berharap pers ke depan semakin baik dan menciptakan insan-insan pers dengan berpihak kepada rakyat demi terwujudnya negara yang berkualitas.

“Penghargaan ini khusus untuk putra-putri asal Jatim yang sukses dan prestasinya diakui bangsa Indonesia,” kata putera Madura yang digadang-gadang mewakili insan jurnalis ikut meramaikan bursa Cagub Jatim 2017 ini, usai puncak acara HPN 2016 dan HUT ke-70 PWI di Gedung Grahadi.

Ia juga menyatakan dengan berbagai upaya, PWI telah berusaha menghimpun komponen pers untuk saling bersinergi dan mewujudkan pers bermutu demi kemajuan bangsa

Ketua PWI Pusat Margiono mengapresiasi upaya kreatif PWI Jatim kepemimpinan Akhmad Munir, sebagai salah satu lembaga pers daerah yang berkembang dan konsisten menghargai kinerja tokoh, sehingga membangkitkan motivasi bagi semua pihak.

“Setiap tahunnya PWI Jatim mampu membuktikan bahwa banyak tokoh-tokoh yang mampu menjadi inspirasi masyarakat dan bangsa ini. Ini yang membuat saya bangga,” tegas mantan Pemred Jawa Pos dan CEO Rakyat Merdeka Group, yang lahira di Blitar ini.

Pada kesempatan tersebut, PWI Jatim juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh nasional asal Jatim berprestasi dan dinilai peduli terhadap kemajuan bangsa. Mulai dari Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya dan Anggota BPK RI Achsanul Qosasi.

Untuk tokoh daerah yang mendapat penghargaan adalah Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kepala Pelaksana BPBD Jatim Sudarmawan, Budayawan Zawawi Imron dan Rektor Universitas Airlangga Surabaya Prof Dr Mohammad Nasih.

Kemudian, penghargaan diserahkan kepada pimpinan perusahaan yang dinilai mampu berkomitmen membangun perekonomian dengan berbagai inovasinya, yakni Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Suparni, dan Direktur Utama PTPN X (Persero) Subiyono.

Berikutnya, penghargaan terhadap tokoh pers yang dinilai berjasa terhadap perkembangan jurnalistik Indonesia diberikan kepada pendiri media daring detik.com Budiono Darsono, dan penghargaan berupa “Lifetime Achievement” kepada Guru Besar Tata Kota dari ITS Surabaya Prof Dr Johan Silas.

Tidak itu saja, penghargaan karya jurnalistik berupa Piala Prapanca juga diserahkan kepada jurnalis yang berhasil memenangkan lomba sejumlah kategori, yaitu jurnalisme tulis, jurnalisme foto, jurnalisme televisi dan jurnalisme radio.

Pada kategori jurnalisme radio diraih Andri Harianto dari Suara Surabaya, jurnalisme televisi diraih TVRI Stasiun Jawa Timur, jurnalisme foto diraih Akhmad Khusaini yang saat itu masih bekerja di fotografer Radar Surabaya, dan jurnalisme tulis diraih Dian Teguh Wahyu Hidayat dari Radar Semeru (Jawa Pos Group).

Satu lagi adalah Gubernur Jatim Soekarwo yang dianugerahi “Special Award” karena pemikirannya tentang gagasan pembangunan ekonomi yang direkomendasi menjadi model untuk merestorasi ekonomi nasional dengan konsep Jatimnomics. @sarifa


Sumber : lensaindonesia.com