logo.png

Pejabat Kota Kediri Rame-rame Jalani Tes Kesehatan


 


Walikota Abdullah Abu Bakar usai cek medis (foto : nanang)

Walikota Abdullah Abu Bakar usai cek medis (foto : nanang)

KEDIRI-Dalam rangka mewujudkan Kota Kediri Service City, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan bertempat di RSUD Gambiran Kediri, Jumat (1/4).

Berdasarkan data hanya 24 pejabat yang menjalani pemeriksaan medis, termasuk Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar dan Sekkota Budwi Sunu merupakan pejabat yang terakhir. Mas Abu berharap tidak ada alasan pejabat sakit dan perlu dilakukan deteksi dini karena kewajiban melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Acara pemeriksaan medis bagi pejabat di lingkungan pemerintah kota, dimulai mulai 08.00 WIB diawali Wakil Walikota, Hj Lilik Muhibbah. Ning Lik pun menyempatkan diri memeriksa seluruh ruangan poliklinik dan ruang Graha Wijaya Kusuma. Pada kesempatan berikutnya Mas Abu usai memeriksakan kesehatan diri, langsung menggelar pertemuan dengan direksi dan sejumlah dokter di ruang khusus.

“Maaf ini off the record,” kata Mas Abu yang memimpin rapat dengan durasi sekitar 45 menit ini, saat wartawan berusaha masuk.

Ditemui usai pertemuan, Walikota Kediri menegaskan ingin merubah sistem manajemen dalam rumah sakit baik secara makro maupun mikro. Perubahan ini nantinya akan dijadikan landasan dengan akan diteruskan pembangunan RSUD Gambiran II.

“Pertemuan tertutup tadi, saya berharap ada perubahan manajemen secara makro dan mikro. Saya berusaha menawarkan konsep mulai dari pelayanan hingga peningkatan kualitas SDM. Tentunya ini bagian dari mewujudkan Kota Kediri sebagai kota jasa, harus serius dalam bekerja,” jelas Walikota Kediri.

Terkait tujuan dilakukan pemeriksaan medis kepada seluruh pejabat, Mas Abu berharap dengan pola kerja yang diterapkan, akan ada deteksi dini.

“Saya kan sering menggelar rapat dan koordinasi langsung, saya berharap seluruh pejabat mampu melakukan deteksi dini atas kesehatan. Bukan berarti pejabat tidak boleh sakit, namun dengan kesehatan yang prima akan mampu mewujudkan pelayanan yang baik,” tegas Mas Abu.

Berdasarkan data yang diajukan seharusnya sekitar 52 pejabat yang menjalani medis, namun hingga pukul 13.00 WIB, tercatat hanya 24 pejabat yang memeriksakan diri.

“Data pejabat yang menjalani general cek medis sebanyak 24 pejabat, untuk sisanya kami tungu kehadirannya,” jelas Direktur RSUD Gambiran, dr. H. Fauzan Adima. (nng)


Sumber : duta.co