“Kami tak pernah menganggap enteng sebuah pertandingan, baik itu uji coba, turnamen maupun kompetisi resmi. Di Pacitan, kami mempertaruhkan nama besar Persik sebagai juara dua kali Liga Indonesia. Makanya, kami pun berlatih serius,” ucap Alfiat.

Bila menggikuti jadwal yang dirilis panpel, Macan Putih akan dijajal tuan rumah Pacitan FC yang disiapkan untuk berkiprah di Liga Nusantara 2016, Jumat (8/4/2016). Sehari kemudian, Persik akan adu gengsi dengan Persinga Ngawi.

“Jadwal di Pacitan sangat padat. Dua hari anak-anak bertanding terus. Makanya mereka harus punya fisik prima. Saya harus merotasi pemain untuk dua partai itu,” kata Alfiat.

Saat meladeni Pacitan FC, kemungkinan Alfiat lebih banyak menurunkan pemain muda yang disisipi beberapa pemain senior. Persik baru akan menurunkan kekuatan terbaik saat duel hidup mati melawan Persinga.

“Saya akan membawa 20 pemain ke sana (Pacitan). Saya sudah siapkan dua skenario dan formasi pemainnya. Saya belum tahu materi pemain tuan rumah, tapi saya harus mengantisipasinya,” ujar mantan pelatih Persik U-21 tahun 2014 ini. Turnamen tersebut sekaligus dimanfaatkan Alfiat untuk menseleksi pemain yang akan disiapkan ke Indonesia Soccer Championship B 2016.

“Pemain yang ada di Persik sekarang layak bersaing di ISC B. Namun, saya hanya cari pemain yang mau bekerja untuk tim. Setelah itu nama-nama yang terpilih saya serahkan ke manajemen untuk melakukan negosiasi,” kata Alfiat menjelaskan .(amd