logo.png

Mas Abu Kobarkan Semangat Macan Putih


Radar Kediri | Berita Kediri | Berita Utama

persik-06

KEDIRI- Persik mulai bangkit dari tidur panjangnya. Setelah melakoni beberapa kali uji coba, Khusnul Yuli Kurniawan dkk mengikuti Trofeo Pacitan di Pacitan pada 8-9 April 2016. Lalu, Persik Legends 2016 akan menghadapi Madura United (MU) di Stadion Brawijaya besok sore. “Kebangkitan Persik ini tidak terlepas dari peran Pak Wali Kota Abdullah Abu Bakar,” ujar Ketua Umum Persik Barnadi.

Menurut Barnadi, Mas Abu-panggilan akrab Abdullah Abu Bakar sangat mendukung Persik kembali berjaya di sepak bola Tanah Air. Karena itu, di beberapa laga uji coba, orang nomor satu di Kota Kediri selalu memberikan dukungan secara langsung di lapangan. Mas Abu melihat aksi Yuli dkk di atas tribun VVIP. Kemudian, saat jeda babak pertama atau berakhirnya pertandingan, Mas Abu menemui pemain, pelatih, dan ofisial Persik untuk memberi semangat dan motivasi. “Hadirnya Persik Legends 2006 melawan Madura United ini juga atas dukungan Mas Abu,” ujarnya.

Untuk sesi coba lapangan, Barnadi mengatakan, rencananya, sekitar pukul 14.30 WIB, Madura United akan menjajal rumput Stadion Brawijaya. Setelah Fabiano Beltrame dkk, Persik Legends akan kembali merasakan Stadion Brawijaya. “MU kami beri kesempatan coba lapangan pertama,” ujarnya.

Sementara itu, Mas Abu mengharapkan, laga Persik Legends 2006 melawan Madura United (MU) bisa membangkitkan Macan Putih. Persik Legends 2006  adalah salah satu bukti bahwa Macan Putih pernah menjadi klub sepak bola yang disegani. Tidak hanya menjadi juara Ligina XII, tetapi Harianto dkk juga ditakuti raksasa Asia. Shanghai Shenhua (Tiongkok) dan Sydney FC (Australia) pernah dikalahkan Macan Putih di Liga Champion Asia (LCA) 2007 masing-masing dengan skor 1-0 dan 2-1. Bahkan, Urawa Reds Diamond (Jepang) berhasil ditahan imbang Macan Putih dengan skor 3-3. “Semoga kehadiran Persik Legends 2006 bisa mengobarkan semangat tanding Persik saat ini. Sehingga, Persik bisa mengulang atau melebihi prestasi Persik Legends,” harapnya.

Mas Abu mengatakan, meski secara usia, Harianto dkk jauh lebih tua dibandingkan pemain Madura United tetapi itu tidak boleh jadi penghalang. Semangat tanding Harianto dkk itulah yang diharapkan menjadi semangat atau contoh bagi juniornya. “Menang atau kalah tidak terlalu penting. Semangat Persik Legends itu yang kami harapkan bisa menginspirasi juniornya,” ujarnya.

Mas Abu mengatakan, saat ini, Persik terus melakukan pembenahan. Perbaikan internal dan eksternal dilakukan. Sehingga, Persik bisa menjadi klub sepak bola yang profesional. “Semoga Persik bisa mengulang prestasi Persik Legends 2006 atau bahkan melebihinya,” harapnya.


Sumber : radarkediri.net