logo.png

Pembenahan Sarpras di Stadion Brawijaya Masih Minim


 

Pembenahan Sarpras di Stadion Brawijaya Masih Minim

Stadion Brawijaya Kota Kediri yang butuh peremajaan dan pembenahan sarpras untuk kenyamanan penonton

KEDIRI (BM) – Perhatian Pemkot Kediri untuk pembenahan sarana dan prasarana (sarpras) di stadion Brawijaya Kediri masih sangat minim. Kondisi itu terlihat, dari beberapa kerusakan di tribun VIP yang juga dibiarkan.
 
Padahal, semestinya tribun VIP harus dilakukan perawatan sebaik mungkin, lantaran harga tiket masuknya relatif mahal dibandingkan tiket ekonomi. Namun, yang terjadi justru dibiarkan tak terawat.
 
Keluhan penonton akan minimnya fasilitas di stadion itu, terbukti saat dihelat pertandingan Persik Legend menjamu Madura United (MU), Minggu (10/4), kemarin. Kebanyakan, para penonton yang menempati tribun VIP mengeluh dan tak nyaman karena tak dirawat.
 
“Seharusnya, tribun sekelas VIP harus mempunyai nilai atau sesuatu yang berbeda dibandingkan tribun ekonomi. Justru ini yang membedakan hanya ViP memakai atap sedangkan ekonomi tidak,“ kata Firman seorang warga Kediri.
 
Dirinya juga mengaku, meski dalam even laga eksibisi antara Persik Legend vs MU, tiket masuknya antara VIP Rp 50 ribu dan ekonomi  Rp 35 ribu, nominalnya tidak berbeda jauh. Namun, sebagai warga dan pecinta bola mania, perku ada perhatian dan perbaikan sarana dan prasarana stadion Brawijaya.
 
“Harapannya ada perhatian penuh dari pemerintah daerah setempat. Janganlan ke depanya timbul kesan negatif, bahwa hanya meraup keuntungan semata,” imbuhnya.
 
Sementara itu, Walikota Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, mengatakan, pihaknya akan lebih mengedepankan menggandeng sponsorship  untuk pembenahan sarpras stadion Brawijaya utamanya tribun VIP.
 
Kalaupun untuk memakai alokasi APBD  tahun 2016 ini, sangat tidak dimungkinkan, karena belum adanya pembahasan di dalamnya. “Solusinya tetap menggandeng sponshorsip yang dimungkinkan sudah ada,” katanya, kemarin (11/4). (bud/nov)                  

Sumber : beritametro.co.id