logo.png

11.029 Kartini Kota Kediri Pecahkan Rekor MURI


 Reporter : Nanang Masyhari

 
Kediri (beritajatim.com) - Sebanyak 11.029 perempuan di Kota Kediri yang berdandan ala Kartini memecahkan catatan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) ke 7.410. Mereka mengikuti peragaan busana kebaya dengan peserta terbanyak di Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya.

Rekor ini memecahkan rekor dari Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat dengan peserta 8.905 peserta. Dari catatan MURI, jumlah peserta ini sekaligus juga tercatat di rekor dunia.

Para peserta melintasi cat walk berupa panggung sepanjang 50 meter dengan lebar 2 meter. Petugas dari MURI mencatat satu persatu dari mereka.

Karena saking banyaknya peserta, barisannya di kanan dan kiri tidak hanya dua peserta, tapi lima peserta sekaligus. Langkah ini untuk mempercepat barisan peserta yang melakukan parade.

Ajang peragaan busana Kartini untuk memecahkan rekor ini dimulai pukul 13.00 WIB. Karena banyaknya peserta kegiatan parade peserta baru usai pukul 15.30 WIB.

Petugas dari MURI sempat kewalahan menghitung peserta yang membeludak sampai berjajar 10 peserta. Menyusul pemecahan rekor ini Sri Widayati, Eksekutif Manajer MURI telah memberikan piagam penghargaan kepada Pemkot Kota Kediri, Kantor Disbudparpora dan Rock Comunity Kediri. "Kota Kediri sudah banyak sekali memecahkan rekor MURI," ungkapnya, Senin (25/4/2016).

Kepala Kantor Disbudparpora Drs Nur Muhyar menjelaskan, peserta peragaan Kartini ini melibatkan ribuan pelajar dan mahasiswa. Juga istri pejabat, TNI, Polri, guru, PNS dan kelompok organisasi wanita.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang hadir secara langsung memberikan apresiasi kepada peserta yang ikut memecahkan rekor MURI. Termasuk Kediri Rock Comunity yang ikut menyukseskan kegiatan Kartinian di Kota Kediri.

"Semua stage holder, camat dan lurah semua berpartisipasi dalam pemecahan rekor. Kegiatan yang berat ini menjadi semangat baru bagi Kota Kediri," ungkapnya. (adv/hms


Sumber : beritajatim.com