logo.png

Sentra Tenun Ikat Bandar Kidul Dijadikan Kampung Digital


 

Sentra Tenun Ikat Bandar Kidul Dijadikan Kampung Digital

KEDIRI (BM) – Berbagai upaya dilakukan untuk mengembangkan potensi industri tenun ikat di Kelurahan Bandar Kidul Kabupaten Kediri. Kini, di sentra kerajinan tenun ikat itu kini jadi kampung digital.
 
Diharapkan adanya kampung digital itu bisa jadi pendorong bagi Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) lainnya agar memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usahanya.
 
Seperti yang dikatakan Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah, bahwa pemanfaatan informasi dan teknologi, terutama dalam pemasaran produk saat ini sangat penting. Terlebih lagi, saat ini sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN  (MEA).
 
"Dengan pemasaran secara online produk UMKM di Kota Kediri tidak kalah dengan produk luar negeri," katanya saat ditemui dalam peluncuran Kampung UKM digital di Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Kamis (28/4).
 
Ia menambahkan, ke depan akan berencana menerapkan standarisasi produk tenun ikat di Kota Kediri pada para perajin. Dengan itu, semua kualitas produk diharapkan bisa menjadi lebih standar.
 
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri Gatot Kurniawan mengatakan kebutuhan akan IT saat ini menjadi sangat penting, terutama untuk pemasaran. Dulu, ketika ingin ekspor barang, modal yang dikeluarkan sangat besar, namun dengan adanya bantuan IT biaya yang dikeluarkan lebih terjangkau.
 
"Di masa sekarang ini, diperlukan sekali terutama di sisi pemasaran. Dengan IT bisa menjangkau ke luar negeri," katanya.
 
Ia juga mengatakan, untuk ekspor biasanya lebih disukai yang model etnik, sebab harga jualnya bisa lebih mahal. Dengan bisa menembus pasar ekspor, beragam produksi Indonesia akan bisa dinikmati di luar negeri.
 
Ia juga manambahkan, BI selalu mendukung berbagai upaya pengembangan industri. BI terus melakukan pendampingan pada pengembangan usaha misalnya dengan memberikan informasi adanya pameran termasuk mendukung dengan membeli produk para perajin.
 
“Dengan ekspor, bisa mempromosikan tenun ikat. Kami juga akan terus mendukung para perajin," kata Gatot. 
 
Sementara, kegiatan kampung digital ini merupakan kerjasama dengan PT Telkom, dengan didukung dari BI serta dari Pemkot Kediri. Dalam bentuknya, terdapat bantuan untuk memberikan kemudahan berupa akses dari produk PT Telkom. (aja/nov) 

Sumber : beritametro.co.id